Cara mengatasi mata merah sering dicari saat mata tiba-tiba terlihat merah, perih, dan terasa mengganjal. Kondisi ini bisa hilang sendiri, tapi bisa juga menjadi tanda masalah yang lebih serius. Selain mengganggu aktivitas, mata merah juga sering membuat orang khawatir apakah penyebabnya hanya iritasi ringan atau gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan.
Banyak orang langsung membeli obat tetes mata tanpa mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu. Padahal, cara mengatasi mata merah bisa berbeda tergantung kondisi yang mendasarinya. Ada yang cukup dengan istirahat, tetapi ada juga yang memerlukan pemeriksaan dokter.
Artikel ini bersifat edukasi dan bukan pengganti konsultasi medis dengan dokter mata.
Artikel ini akan membahas penyebab mata merah yang paling sering terjadi serta cara mengatasinya dengan aman.
6 Penyebab Mata Kemerahan yang Paling Sering
Mata merah biasanya terjadi ketika pembuluh darah kecil di permukaan mata melebar akibat iritasi, peradangan, atau infeksi.
Beberapa penyebab yang paling umum antara lain:
- Kurang tidur
- Mata lelah karena terlalu lama menatap layar
- Debu atau asap yang masuk ke mata
- Alergi
- Mata kering
- Infeksi mata seperti konjungtivitis
- Terlalu sering menggunakan obat tetes mata yang mengandung tetrahydrozoline
Karena penyebabnya berbeda-beda, penting untuk mengenali gejala lain yang menyertainya sebelum menentukan penanganan.
5 Cara Mengatasi Mata Merah di Rumah yang Aman
1. Istirahatkan Mata dari Layar
Kalau kamu seharian bekerja di depan laptop atau sering bermain ponsel, mata bisa menjadi kering dan tegang.
Coba terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki selama 20 detik.
2. Kompres Dingin
Kompres dingin dapat membantu mengurangi kemerahan dan rasa tidak nyaman pada mata.
Basahi kain bersih dengan air dingin, lalu tempelkan pada mata yang tertutup selama 10-15 menit.
3. Gunakan Air Mata Buatan
Jika mata merah disebabkan oleh mata kering, penggunaan air mata buatan dapat membantu menjaga kelembapan mata.
Pilih produk sesuai petunjuk penggunaan dan hindari pemakaian berlebihan tanpa saran tenaga medis.
4. Hindari Mengucek Mata
Saat mata terasa gatal atau mengganjal, banyak orang refleks menguceknya.
Padahal kebiasaan ini justru bisa memperparah iritasi dan membuat mata semakin merah.
5. Lepaskan Lensa Kontak Sementara
Jika kamu menggunakan lensa kontak, coba hentikan pemakaian sementara sampai kondisi mata membaik.
Lensa kontak yang dipakai terlalu lama dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk kemerahan.
Mata Merah Karena Alergi, Apa yang Harus Dilakukan?
Jika mata merah disertai rasa gatal, berair, dan sering kambuh saat terkena debu atau bulu hewan, kemungkinan penyebabnya adalah alergi.
Cara yang paling efektif adalah menghindari pemicu alergi sebanyak mungkin. Membersihkan lingkungan dan menjaga kebersihan tangan juga dapat membantu mengurangi gejala.
Kapan Mata Merah Harus Diperiksakan ke Dokter?
Sebagian besar kasus mata merah memang dapat membaik sendiri. Namun, segera periksakan diri jika mengalami:
- Nyeri menusuk, berdenyut, atau terasa ada tekanan di bola mata
- Penglihatan kabur mendadak atau muncul lingkaran cahaya saat melihat lampu
- Mata sangat sensitif terhadap cahaya
- Keluar kotoran mata berwarna kuning atau hijau
- Mata merah tidak membaik setelah beberapa hari
- Terjadi setelah cedera pada mata
Gejala-gejala tersebut bisa menandakan infeksi atau gangguan mata yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga : Mata Kedutan Sebelah Kanan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi
Kesimpulan
Cara mengatasi mata merah paling tepat tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh kelelahan, mata kering, atau iritasi ringan, istirahat, kompres dingin, dan menjaga kelembapan mata sering kali sudah cukup membantu.
Namun, jika mata merah disertai nyeri hebat, gangguan penglihatan, atau tidak kunjung membaik, jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter.
Mulai hari ini, coba kurangi waktu menatap layar tanpa jeda dan hindari mengucek mata. Kalau mata merah nggak membaik dalam 3 hari, segera periksa ke dokter mata.