
Pernah mengalami memar setelah terbentur, terjatuh, atau berolahraga? Memar biasanya di tandai dengan perubahan warna kulit menjadi kebiruan, ungu, atau kekuningan akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit. Kondisi ini umumnya akan membaik sendiri dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Selain perawatan medis bila di perlukan, ada beberapa obat memar alami yang dapat membantu meredakan keluhan pada memar ringan.
Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan edukasi, bukan pengganti konsultasi dokter. Jika memar terasa sangat nyeri, semakin membesar, atau muncul tanpa penyebab yang jelas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Apa Itu Memar?
Memar adalah cedera ringan yang terjadi ketika benturan menyebabkan pembuluh darah kecil di bawah kulit pecah. Darah kemudian terkumpul di jaringan sekitar sehingga menimbulkan perubahan warna pada kulit.
Selama proses penyembuhan, warna memar biasanya berubah dari merah atau ungu menjadi biru kehitaman, lalu hijau, kuning, dan akhirnya menghilang. Perubahan warna ini terjadi karena pemecahan hemoglobin menjadi biliverdin dan bilirubin, yang merupakan bagian normal dari proses penyembuhan.
Obat Memar Alami yang Bisa Dicoba

Beberapa bahan alami dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman sekaligus mendukung proses penyembuhan memar ringan.
1. Kompres Dingin
Kompres dingin merupakan pertolongan pertama yang paling di anjurkan setelah benturan. Tempelkan es yang di bungkus kain selama 15–20 menit untuk membantu mengurangi pembengkakan dan perdarahan di bawah kulit.
2. Lidah Buaya
Lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu menenangkan kulit. Menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), gel lidah buaya dapat membantu meredakan peradangan ringan pada kondisi tertentu.
3. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antiperadangan. Penelitian yang di publikasikan melalui National Library of Medicine (NLM) menunjukkan kurkumin berpotensi membantu mengurangi proses peradangan.
4. Nanas
Nanas mengandung enzim bromelain yang berpotensi membantu mengurangi pembengkakan dan mendukung pemulihan jaringan. Meski demikian, manfaatnya masih dapat berbeda pada setiap orang.
5. Kompres Hangat
Setelah 48 jam sejak cedera, kompres hangat dapat membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga menjadi salah satu cara memudarkan memar secara alami.
Cara Membantu Memar Cepat Sembuh
Selain menggunakan obat memar alami, lakukan beberapa langkah berikut sebagai pengobatan memar di rumah:
- Istirahatkan bagian tubuh yang memar.
- Tinggikan area yang cedera bila memungkinkan.
- Hindari memijat area memar.
- Konsumsi makanan yang kaya vitamin C dan vitamin K.
⚠️ Hal yang Harus Dihindari Saat Memar
- Memencet atau memijat memar selama 48 jam pertama.
- Menggunakan kompres panas pada hari pertama.
- Mengonsumsi aspirin atau obat pengencer darah tanpa anjuran dokter.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri jika mengalami kondisi berikut:
- Memar sangat besar atau terasa sangat nyeri.
- Memar muncul tanpa benturan.
- Tidak membaik dalam dua hingga tiga minggu.
- Sulit menggerakkan bagian tubuh yang cedera.
- Disertai demam, mati rasa, atau area memar terasa dingin.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), cedera yang di sertai nyeri hebat atau gangguan fungsi anggota tubuh perlu segera di periksa untuk memastikan tidak ada cedera yang lebih serius.
Baca Juga : Lebam di Kaki: Tanda Sepele atau Sinyal yang Perlu Diwaspadai?
Kesimpulan
Obat memar alami seperti kompres dingin, lidah buaya, kunyit, nanas, dan kompres hangat dapat membantu meredakan keluhan sekaligus mendukung cara menghilangkan memar ringan di rumah. Namun, bahan-bahan tersebut sebaiknya digunakan sebagai pendamping pertolongan pertama, bukan pengganti penanganan medis.
Jika memar tidak kunjung membaik, semakin besar, atau muncul tanpa penyebab yang jelas, segera konsultasikan dengan dokter. Penanganan yang tepat dapat membantu mengetahui penyebab memar dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
