
Pernah merasa perih seperti tertusuk setiap kali makan atau minum? Meski ukurannya kecil, sariawan bisa membuat aktivitas sederhana seperti berbicara, mengunyah, hingga menyikat gigi terasa tidak nyaman. Tidak heran jika banyak orang mencari cara menyembuhkan sariawan agar luka di dalam mulut segera membaik.
Kabar baiknya, sebagian besar sariawan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–14 hari. Meski begitu, perawatan yang tepat dapat membantu meredakan nyeri, mempercepat pemulihan, dan mengurangi risiko sariawan muncul kembali. Jika luka di mulut tak kunjung sembuh atau sering kambuh, sebaiknya jangan di abaikan karena bisa menjadi tanda kondisi kesehatan tertentu.
Apa Penyebab Sariawan?
Sariawan atau stomatitis aftosa dapat di picu oleh berbagai faktor. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih mudah mencegahnya di kemudian hari.
Beberapa penyebab yang paling sering terjadi meliputi:
- Luka pada bagian dalam mulut akibat tergigit atau bergesekan dengan kawat gigi maupun gigi yang tajam.
- Kekurangan vitamin B12, zat besi, atau asam folat.
- Stres berkepanjangan dan kurang tidur.
- Konsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, atau masih sangat panas.
- Perubahan hormon.
- Gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), menjaga kebersihan rongga mulut serta memenuhi kebutuhan gizi harian dapat membantu menjaga kesehatan mulut. Sementara itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa cedera ringan pada mulut dan kekurangan beberapa vitamin maupun mineral juga dapat menjadi pemicu sariawan.
Jenis-Jenis Sariawan
Secara umum, sariawan dibedakan menjadi tiga jenis.
- Sariawan minor, yaitu jenis yang paling sering di alami. Lukanya berukuran kecil dan biasanya sembuh dalam 1–2 minggu tanpa meninggalkan bekas.
- Sariawan mayor, memiliki ukuran lebih besar, terasa lebih nyeri, dan membutuhkan waktu penyembuhan yang lebih lama.
- Sariawan herpetiform, di tandai dengan banyak luka kecil yang muncul berdekatan dan dapat bergabung menjadi luka yang lebih besar.
Apakah Sariawan Bisa Sembuh Sendiri?
Ya. Sebagian besar sariawan ringan akan membaik tanpa pengobatan khusus dalam waktu sekitar 7–14 hari. Meski demikian, menjaga kebersihan mulut, menghindari makanan yang dapat memicu iritasi, dan melakukan perawatan sederhana di rumah dapat membantu luka lebih cepat pulih.
Cara Menyembuhkan Sariawan

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi rasa sakit sekaligus mempercepat penyembuhan.
1. Berkumur dengan Air Garam
Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama kurang lebih 30 detik. Lakukan 2–3 kali sehari dan hindari menelan air garam tersebut.
2. Gunakan Obat Oles Sariawan
Obat oles yang mengandung benzocaine atau hyaluronic acid dapat membantu mengurangi rasa nyeri sekaligus melindungi permukaan luka. Gunakan sesuai petunjuk dan konsultasikan dengan apoteker atau dokter bila di perlukan.
3. Penuhi Kebutuhan Cairan
Minumlah air putih yang cukup setiap hari. Mulut yang kering dapat membuat sariawan terasa lebih sakit dan memperlambat proses pemulihan.
4. Pilih Makanan yang Tidak Mengiritasi
Selama masih mengalami sariawan, pilih makanan bertekstur lembut seperti bubur, sup, atau yogurt. Sebaliknya, hindari makanan pedas, asam, dan terlalu panas agar luka tidak semakin perih.
5. Cukupi Asupan Vitamin dan Mineral
Apabila sariawan sering kambuh, pastikan kebutuhan vitamin B12, vitamin C, asam folat, dan zat besi tercukupi melalui makanan bergizi atau suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera lakukan pemeriksaan ke dokter apabila:
- Sariawan tidak membaik setelah lebih dari dua minggu.
- Luka berukuran besar atau jumlahnya cukup banyak.
- Nyeri sangat hebat hingga sulit makan atau minum.
- Disertai demam atau pembengkakan pada leher.
- Sariawan terus berulang tanpa penyebab yang jelas.
Pemeriksaan medis di perlukan untuk memastikan apakah sariawan berkaitan dengan infeksi, kekurangan nutrisi, atau penyakit tertentu yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan konsultasi, diagnosis, maupun pengobatan dari dokter atau tenaga kesehatan.
Baca Juga : Obat Alami untuk Sariawan yang Bisa Dicoba di Rumah
Kesimpulan
Cara menyembuhkan sariawan tidak selalu harus mengandalkan obat. Menjaga kebersihan mulut, berkumur dengan air garam, memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan yang lembut, serta mencukupi asupan vitamin dapat membantu mempercepat pemulihan.
Jika berbagai cara tersebut sudah dilakukan tetapi sariawan tetap sering muncul atau tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Penanganan yang tepat dapat membantu mengetahui penyebabnya sekaligus mencegah sariawan terus berulang.
