Banyak penjual baru menyalin harga pesaing, lalu bingung kenapa omzet naik tetapi uang di rekening tidak bertambah. Masalahnya sering ada di hitungan awal. Karena itu, cara menentukan harga jual di Shopee harus dimulai dari modal dan potongan platform, bukan dari harga toko sebelah. Artikel ini memberi rumus harga jual mundur dari target margin, lengkap dengan contoh hitungan yang bisa kamu tiru. Angka dalam contoh hanya ilustrasi, jadi ganti dengan angka tokomu sendiri.
Mulai dari modal sebenarnya per produk
Pertama, hitung semua biaya yang menempel pada satu produk. Jangan berhenti di harga beli dari pemasok. Tambahkan juga plastik, bubble wrap, kardus, label, dan ongkos tenaga packing bila ada.
Selain itu, masukkan biaya yang kamu tanggung sebelum barang sampai ke gudang, misalnya ongkir dari pemasok. Jumlah semuanya disebut harga pokok penjualan atau HPP. Kalau kamu belum terbiasa, baca dulu panduan cara menghitung HPP sebelum lanjut.
Bagi yang berjualan makanan, ada tambahan biaya gas, bahan yang terbuang, dan kemasan food grade. Untuk kasus itu, cara menentukan harga jual makanan membahas komponen biayanya lebih rinci.
Setelah itu, catat HPP dalam satu angka per produk. Angka inilah titik nol hitunganmu. Harga di bawahnya berarti kamu rugi sejak pesanan pertama.
Jika kemasan dibeli dalam jumlah banyak, bagi harganya dengan jumlah pesanan yang bisa dikemas. Misalnya, satu gulung bubble wrap cukup untuk puluhan paket. Pembagian ini membuat biaya kecil tidak terlewat. Dengan cara tersebut, cara menentukan harga jual di Shopee jadi lebih akurat sejak langkah pertama.
Biaya Shopee yang wajib masuk hitungan
Berikutnya, daftar semua potongan yang diambil dari setiap pesanan. Tarifnya berbeda menurut kategori produk dan jenis penjual, dan Shopee bisa mengubahnya sewaktu-waktu. Karena itu, artikel ini sengaja tidak memasang tabel persentase yang cepat usang.
Sebagai gantinya, cek halaman resmi Shopee untuk angka terbaru. Rujukannya ada di Pusat Edukasi Penjual, yaitu halaman Biaya Administrasi Penjual Shopee. Untuk program ongkir, lihat Rincian Persentase Gratis Ongkir XTRA. Cek halaman itu setiap kali kamu mengubah harga, sebab tarif bisa berubah.
Secara umum, komponen yang perlu kamu cari di halaman tersebut adalah:
- biaya administrasi sesuai kategori dan jenis penjual;
- biaya layanan program opsional, seperti Gratis Ongkir XTRA dan Promo XTRA, bila kamu ikut;
- biaya tetap per pesanan, jika ada;
- pajak yang berlaku untuk tokomu.
Lalu, jumlahkan semua potongan yang berbentuk persen menjadi satu angka. Pisahkan juga potongan yang berbentuk rupiah tetap per pesanan. Dua angka inilah yang akan masuk ke rumus.
Jika Seller Centre tokomu menyediakan fitur kalkulator biaya, pakai fitur itu untuk mencocokkan hasil hitunganmu.
Rumus harga jual mundur dari target margin
Banyak orang menghitung dari depan: modal ditambah 30 persen. Cara itu keliru untuk marketplace. Sebab, potongan berbentuk persen dihitung dari harga jual, bukan dari modal. Jadi, hitung dari belakang. Inilah inti cara menentukan harga jual di Shopee: potongan sudah masuk hitungan sebelum harga ditetapkan.
Rumusnya begini:
Harga jual = (HPP + biaya tetap per pesanan) ÷ (1 − potongan persen − target margin persen)
Semua persen ditulis sebagai desimal. Misalnya 12 persen menjadi 0,12. Penyebutnya harus tetap positif. Kalau hasilnya nol atau negatif, artinya potongan dan targetmu terlalu besar untuk produk itu.
Margin di sini adalah laba bersih sebagai persen dari harga jual. Pilihan itu sengaja, supaya hasil akhirnya mudah dicek. Untuk dasar teori penetapan harga yang lebih luas, lihat rumus dasar harga jual produk.
Lalu, bagaimana memilih target margin? Tidak ada angka yang cocok untuk semua toko. Sebaliknya, margin bergantung pada jenis produk, perputaran stok, dan seberapa ketat persaingan. Produk yang cepat laku bisa memakai margin lebih tipis. Sementara itu, produk yang lambat terjual butuh margin lebih tebal untuk menutup modal yang mengendap.
Mulailah dari angka yang masuk akal bagi tokomu, lalu uji. Jika penjualan seret, turunkan margin sedikit. Namun, jangan turun melewati harga impas.
Contoh hitungan cara menentukan harga jual di Shopee
Contoh ilustrasi. Semua angka berikut rekaan untuk belajar. Kamu wajib menggantinya dengan tarif resmi dan HPP tokomu.
Anggap sebuah produk punya harga beli Rp40.000 dan biaya kemasan Rp2.000. Jadi, HPP-nya Rp42.000. Misalkan ada biaya tetap per pesanan Rp1.500, sehingga modal efektif Rp43.500. Lalu, anggap total potongan persen Shopee 12 persen dan target margin bersih 20 persen.
Penyebutnya: 1 − 0,12 − 0,20 = 0,68. Harga jual: 43.500 ÷ 0,68 = Rp63.971, dibulatkan menjadi Rp64.000.
Sekarang cek hasilnya. Potongan 12 persen dari Rp64.000 adalah Rp7.680. Laba bersih menjadi 64.000 − 7.680 − 43.500 = Rp12.820. Itu sekitar 20 persen dari harga jual. Hitungannya cocok.
| Skenario (ilustrasi) | Harga jual | Potongan 12% | Laba bersih |
|---|---|---|---|
| Harga hasil rumus | Rp64.000 | Rp7.680 | Rp12.820 |
| Harga impas (laba nol) | Rp49.432 | Rp5.932 | sekitar Rp0 |
| Diskon 10% dari Rp64.000 | Rp57.600 | Rp6.912 | Rp7.188 |
Harga impas dihitung dari 43.500 ÷ (1 − 0,12) = Rp49.432. Di bawah angka itu, setiap pesanan menggerus kas. Simpan angka ini sebagai batas bawah saat kamu ingin banting harga.
Dampak diskon, voucher, dan iklan pada harga
Namun, harga hasil rumus belum tentu harga yang dibayar pembeli. Diskon toko dan voucher yang kamu tanggung memangkas laba. Pada contoh tadi, diskon 10 persen menurunkan laba dari Rp12.820 menjadi Rp7.188. Itu turun sekitar 44 persen, padahal harganya hanya turun 10 persen.
Akibatnya, cara menentukan harga jual di Shopee yang aman adalah menetapkan harga coret lebih dulu, baru diskonnya. Misalnya, jika kamu ingin selalu tampil diskon 10 persen, hitung harga normal dengan rumus, lalu bagi dengan 0,9. Dengan begitu, harga setelah diskon tetap menghasilkan margin target.
Perlu dicatat, baris diskon pada tabel menghitung potongan dari harga setelah diskon. Itu asumsi ilustrasi saja. Dasar perhitungan potongan untuk diskon yang kamu danai bisa berbeda, jadi cek aturan terbaru di halaman resmi Shopee.
Iklan juga memakan margin. Contoh ilustrasi: bila biaya iklan rata-rata 5 persen dari penjualan, penyebutnya menjadi 1 − 0,12 − 0,05 − 0,20 = 0,63. Harganya menjadi 43.500 ÷ 0,63 = Rp69.048, atau Rp69.050 setelah dibulatkan. Angka 5 persen itu rekaan, jadi pakai data iklanmu sendiri.
Harga untuk produk bervarian dan ongkir
Produk dengan banyak varian, seperti ukuran atau warna, sering punya HPP berbeda. Karena itu, terapkan cara menentukan harga jual di Shopee untuk tiap varian secara terpisah. Menyamakan semua varian pada satu harga membuat varian mahal cepat merugi.
Ongkir juga perlu perhatian. Pembeli melihat ongkir sebagai bagian dari harga total. Jika kamu mengikuti program gratis ongkir, biaya layanannya masuk ke potongan persen di rumus. Sebaliknya, jika tidak ikut, pembeli menanggung ongkir penuh. Di sisi lain, harga produkmu bisa lebih rendah karena tidak menanggung biaya program.
Oleh sebab itu, uji dua skenario. Pertama, hitung harga dengan program ongkir. Kedua, hitung tanpa program itu. Lalu, bandingkan laba bersih per pesanan dan pilih yang paling sehat. Ingat, tarif programnya perlu kamu ambil dari halaman resmi Shopee.
Cek harga pesaing tanpa ikut perang harga
Setelah punya harga minimum, barulah lihat pesaing. Cari lima sampai sepuluh produk serupa, lalu catat harga, rating, jumlah terjual, dan opsi ongkirnya. Dengan begitu, kamu tahu posisi harga tokomu.
Jika harga pesaing lebih rendah dari harga impasmu, jangan ikut turun. Sebaliknya, cari pembeda lain, misalnya bundling, foto yang jelas, atau respons chat yang cepat. Selain itu, reputasi toko membantu penjualan jangka panjang. Panduan cara jadi Star Seller di Shopee menjelaskan langkahnya.
Bundling juga menolong menyiasati biaya tetap per pesanan. Satu pesanan berisi dua produk hanya menanggung biaya tetap sekali. Hitung ulang dengan rumus yang sama untuk paket tersebut.
Kesalahan yang membuat laba menguap
- Lupa memasukkan biaya tetap per pesanan. Pada produk murah, biaya tetap bisa memakan porsi besar dari laba.
- Memakai persen modal, bukan persen harga. Akibatnya, margin sebenarnya lebih kecil dari rencana.
- Tidak menghitung retur dan barang rusak. Sisihkan sedikit ruang di harga untuk risiko ini.
- Tidak memperbarui harga saat tarif berubah. Cek halaman biaya resmi secara berkala.
- Ikut flash sale tanpa cek harga impas. Diskon besar bisa membuat kamu rugi per pesanan.
Sebagian besar kesalahan itu muncul karena penjual terburu-buru. Padahal, beberapa menit menghitung sebelum mengunggah produk bisa mencegah berbulan-bulan menjual dengan margin semu. Jadi, jadikan hitungan ini kebiasaan, bukan tugas sekali jalan. Pelajari cara menentukan harga jual di Shopee secara bertahap, mulai dari satu produk andalan, lalu terapkan ke seluruh katalog.
Kalau kamu masih baru di dunia jualan, panduan memulai bisnis online membantu menyiapkan fondasinya sebelum mengutak-atik harga.
Cara menentukan harga jual di Shopee: langkah ringkas
Berikut urutan kerja yang bisa kamu ulangi untuk setiap produk:
- Hitung HPP lengkap, termasuk kemasan.
- Buka halaman biaya resmi Shopee dan catat potongan persen serta biaya tetap.
- Tentukan target margin bersih dalam persen dari harga jual.
- Hitung harga dengan rumus mundur, lalu bulatkan ke atas.
- Hitung harga impas sebagai batas bawah.
- Tambahkan ruang untuk diskon dan iklan sebelum menetapkan harga coret.
- Bandingkan dengan pesaing, lalu cocokkan hasilnya dengan fitur kalkulator biaya di Seller Centre bila tersedia.
Simpan hitungan ini di spreadsheet sederhana dengan kolom HPP, biaya tetap, potongan persen, margin, dan harga akhir. Saat tarif atau modal berubah, cukup ganti satu angka. Kebiasaan ini membuat cara menentukan harga jual di Shopee terasa ringan, bahkan untuk puluhan produk.
Terakhir, tinjau harga setiap bulan. Tarif platform, ongkos pemasok, dan kebiasaan pembeli bisa bergeser. Dengan hitungan yang rapi, kamu menjual dengan harga yang sehat, bukan sekadar harga yang laku.