Site iconSite icon Dunia Cerdas

Doomscrolling Diam-Diam Melemahkan Kepedulian Sosial

Doomscrolling Diam-Diam Melemahkan Kepedulian SosialDoomscrolling Diam-Diam Melemahkan Kepedulian Sosial

&NewLine;<p>Di era digital saat ini&comma; kebiasaan mengonsumsi informasi telah berubah secara drastis&period; Salah satu fenomena yang semakin sering terjadi adalah <em>doomscrolling<&sol;em>&comma; yaitu perilaku terus-menerus menggulir layar untuk membaca berita atau konten negatif tanpa henti&comma; terutama di media sosial atau portal berita online&period; Meski sekilas terlihat sebagai upaya untuk tetap &OpenCurlyDoubleQuote;update” dengan kondisi dunia&comma; kebiasaan ini ternyata memiliki dampak psikologis yang signifikan&comma; termasuk terhadap kemampuan empati seseorang&period;<&sol;p>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 2&period;0&period;98 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad3" id&equals;"quads-ad3" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Apa Itu Doomscrolling&quest;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Doomscrolling merujuk pada kecenderungan seseorang untuk terus mencari dan membaca informasi buruk&comma; seperti berita tentang bencana&comma; konflik&comma; krisis ekonomi&comma; atau tragedi kemanusiaan&period; Aktivitas ini biasanya dilakukan secara kompulsif dan tanpa disadari&comma; bahkan ketika informasi tersebut menimbulkan kecemasan&comma; stres&comma; atau perasaan tidak berdaya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Algoritma media sosial yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna turut memperparah kebiasaan ini dengan menampilkan konten yang bersifat emosional atau sensasional secara berulang&period; Akibatnya&comma; individu bisa terjebak dalam siklus paparan informasi negatif yang berkepanjangan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Empati&colon; Kemampuan yang Tergerus<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;02&sol;Empati&lowbar;-Kemampuan-yang-Tergerus&period;png"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;02&sol;Empati&lowbar;-Kemampuan-yang-Tergerus-1024x576&period;png" alt&equals;"Empati&colon; Kemampuan yang Tergerus" class&equals;"wp-image-9325" &sol;><&sol;a><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan emosi orang lain&period; Dalam konteks sosial&comma; empati memainkan peran penting dalam membangun hubungan interpersonal&comma; solidaritas&comma; dan kepedulian terhadap sesama&period; Namun&comma; paparan berlebihan terhadap konten negatif melalui doomscrolling dapat menyebabkan apa yang disebut sebagai <em>emotional numbing<&sol;em> atau mati rasa emosional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ketika seseorang terus-menerus disuguhi berita tentang penderitaan&comma; otak akan berusaha melindungi diri dengan mengurangi respons emosional terhadap stimulus tersebut&period; Ini merupakan mekanisme pertahanan psikologis yang dikenal sebagai <em>desensitisasi<&sol;em>&period; Dalam jangka panjang&comma; desensitisasi dapat menurunkan sensitivitas terhadap penderitaan orang lain di dunia nyata&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Compassion Fatigue dan Overload Informasi<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Fenomena lain yang berkaitan erat dengan doomscrolling adalah <em>compassion fatigue<&sol;em>&period; Istilah ini awalnya digunakan untuk menggambarkan kelelahan emosional yang dialami oleh tenaga kesehatan akibat paparan terus-menerus terhadap trauma pasien&period; Namun&comma; dalam konteks digital&comma; masyarakat umum juga bisa mengalaminya akibat konsumsi konten negatif secara masif&period;<&sol;p>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 2&period;0&period;98 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Ketika individu mengalami overload informasi tentang tragedi atau krisis global&comma; mereka dapat merasa kewalahan secara emosional&period; Alih-alih meningkatkan kepedulian&comma; paparan berlebihan ini justru dapat memicu sikap apatis&comma; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;id&period;wikipedia&period;org&sol;wiki&sol;Sinisme">sinisme<&sol;a>&comma; atau bahkan penarikan diri dari isu-isu sosial&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Ilusi Kepedulian di Dunia Maya<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Doomscrolling juga dapat menciptakan ilusi partisipasi sosial&period; Seseorang mungkin merasa telah &OpenCurlyDoubleQuote;peduli” hanya dengan membaca atau membagikan berita tentang penderitaan orang lain&comma; tanpa diikuti oleh tindakan nyata&period; Hal ini berpotensi menurunkan motivasi untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan sosial atau kemanusiaan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Lebih jauh lagi&comma; interaksi digital yang minim konteks emosional&comma; seperti komentar singkat atau reaksi emoji&comma; tidak selalu mampu menggantikan empati yang dibangun melalui interaksi tatap muka&period; Akibatnya&comma; empati menjadi dangkal dan bersifat performatif&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Dampak Jangka Panjang terhadap Hubungan Sosial<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Jika dibiarkan&comma; kebiasaan doomscrolling dapat mengganggu kualitas hubungan sosial&period; Individu yang mengalami mati rasa emosional mungkin kesulitan merespons kebutuhan emosional orang di sekitarnya&period; Dalam skala yang lebih luas&comma; hal ini dapat mengikis kohesi sosial dan solidaritas masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Penurunan empati juga berpotensi memengaruhi pengambilan keputusan moral&comma; baik dalam konteks pribadi maupun profesional&period; Ketika kemampuan untuk merasakan penderitaan orang lain melemah&comma; individu mungkin menjadi kurang peduli terhadap dampak sosial dari tindakan mereka&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Upaya Mengurangi Dampak Negatif<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Mengatasi dampak doomscrolling terhadap empati memerlukan kesadaran dan pengelolaan konsumsi informasi&period; Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain&colon;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<ul class&equals;"wp-block-list">&NewLine;<li>Membatasi waktu penggunaan media sosial<&sol;li>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<li>Memilih sumber informasi yang kredibel dan tidak sensasional<&sol;li>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<li>Mengimbangi konsumsi berita negatif dengan konten positif<&sol;li>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<li>Melibatkan diri dalam kegiatan sosial secara langsung<&sol;li>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<li>Melatih <em>mindfulness<&sol;em> untuk meningkatkan kesadaran emosional<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Dengan mengatur pola konsumsi informasi secara bijak&comma; individu dapat menjaga keseimbangan antara kesadaran terhadap isu global dan kesehatan emosional pribadi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><strong>Kesimpulan<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>Doomscrolling bukan sekadar kebiasaan digital yang tidak berbahaya&period; Dalam jangka panjang&comma; paparan terus-menerus terhadap konten negatif dapat mengikis kemampuan empati dan memengaruhi kualitas hubungan sosial&period; Oleh karena itu&comma; penting bagi setiap individu untuk lebih sadar dalam mengelola interaksi dengan informasi digital&comma; agar tetap mampu merespons dunia dengan kepedulian yang autentik dan berkelanjutan&period;&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 2&period;0&period;98 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad2" id&equals;"quads-ad2" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p>BACA JUGA ARTIKEL&colon; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;kesehatan&sol;nomophobia-terhadap-kesehatan-mental&sol;">Nomophobia &lpar;Takut Jauh dari HP&rpar; terhadap Kesehatan Mental<&sol;a>&NewLine;

Spread the love
Exit mobile version