Penyebab Tidur Ngiler: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pernah bangun tidur lalu melihat bantal basah karena air liur? Rasanya memang sedikit bikin malu, apalagi kalau hampir setiap malam mengalaminya. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga sering membuat orang bertanya-tanya apakah ada masalah dengan kesehatannya. Tenang, kamu tidak perlu langsung khawatir. Dalam banyak kasus, penyebab tidur ngiler masih tergolong normal. Namun, jika terjadi terus-menerus atau di sertai keluhan lain, kondisi ini sebaiknya tidak di abaikan.

Makanya, mengenali apa saja penyebab tidur ngiler bisa membantumu menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Kenapa Tidur Bisa Ngiler?

Saat kamu tertidur, hampir seluruh otot tubuh akan menjadi lebih rileks, termasuk otot di sekitar mulut. Kalau mulut terbuka atau tubuh menghasilkan air liur lebih banyak dari biasanya, air liur akan lebih mudah keluar selama tidur.

Sebagian orang hanya mengalaminya sesekali. Namun, ada juga yang mengalami tidur ngiler hampir setiap malam karena di pengaruhi kondisi tertentu.

Penyebab Tidur Ngiler

Nah, setelah tahu bagaimana prosesnya, berikut beberapa penyebab tidur ngiler yang paling umum.

1. Posisi Tidur Miring atau Tengkurap

Posisi tidur ternyata bisa memengaruhi keluarnya air liur. Saat kamu tidur miring atau tengkurap, air liur lebih mudah mengalir keluar karena mengikuti gravitasi.

Kalau penyebabnya hanya posisi tidur, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan biasanya akan berkurang setelah posisi tidur di perbaiki.

2. Hidung Mampet

Hidung mampet akibat flu, alergi, atau sinusitis membuat kamu lebih sering bernapas melalui mulut. Akibatnya, mulut tetap terbuka saat tidur sehingga air liur lebih mudah menetes.

Kalau kondisi ini menjadi penyebabnya, mengatasi hidung mampet biasanya juga membantu mengurangi kebiasaan tidur ngiler.

3. Produksi Air Liur Berlebihan

Tubuh terkadang memproduksi air liur lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini bisa di picu oleh infeksi di rongga mulut, penyakit asam lambung (GERD), atau efek samping obat tertentu, seperti obat alergi maupun obat penenang.

Semakin banyak air liur yang diproduksi, semakin besar peluang air liur keluar saat kamu tertidur.

4. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang membuat napas berhenti sesaat secara berulang selama tidur. Penderitanya biasanya juga mengalami dengkuran keras, tidur tidak nyenyak, dan sering bernapas lewat mulut.

Selain itu, orang dengan sleep apnea sering bangun dalam kondisi mulut kering, sakit kepala di pagi hari, atau masih mengantuk meski sudah tidur cukup. Kalau kamu mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Gangguan Saraf

Pada beberapa kasus, gangguan saraf seperti penyakit Parkinson atau stroke dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menelan air liur dengan baik. Akibatnya, air liur lebih mudah keluar ketika tidur.

Meski begitu, kondisi ini biasanya disertai gejala lain sehingga membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Cara Mengurangi Tidur Ngiler

Ilustrasi orang tidur dengan penutup mata untuk membahas penyebab tidur ngiler dan cara mengatasinya

Lalu, gimana supaya tidur ngiler tidak terus terjadi? Tenang, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu mulai dari sekarang.

  • Cobalah tidur dengan posisi telentang.
  • Atasi hidung mampet jika menjadi penyebabnya.
  • Jaga kebersihan gigi dan mulut setiap hari.
  • Minum air putih yang cukup agar kesehatan mulut tetap terjaga.
  • Periksakan diri ke dokter jika kamu menduga penyebabnya berkaitan dengan obat atau gangguan kesehatan tertentu.

Cara-cara ini memang tidak langsung menghentikan tidur ngiler. Namun, jika dilakukan secara konsisten, keluhannya sering kali berangsur membaik.

Kapan Harus ke Dokter?

Tidur ngiler sesekali masih tergolong normal. Namun, jangan tunda memeriksakan diri jika kamu mengalami kondisi berikut:

  • Mengalami tidur ngiler hampir setiap malam.
  • Mengalami dengkuran keras atau napas sering berhenti saat tidur.
  • Mengalami kesulitan menelan atau sering tersedak.
  • Mengalami kelemahan pada wajah atau salah satu bagian tubuh.
  • Mengalami demam, nyeri, atau pembengkakan di area mulut.

Dokter akan membantu mencari penyebabnya sehingga kamu bisa mendapatkan penanganan yang sesuai.

Baca Juga : Tidur dengan Rambut Basah: Benarkah Berbahaya Sebenarnya?

Kesimpulan

Penyebab tidur ngiler bisa berasal dari kebiasaan tidur, hidung mampet, produksi air liur yang berlebihan, hingga gangguan kesehatan seperti sleep apnea atau gangguan saraf. Kalau hanya terjadi sesekali, kondisi ini umumnya tidak perlu di khawatirkan. Namun, jika terjadi hampir setiap malam atau di sertai gejala lain, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Informasi ini bertujuan sebagai edukasi umum dan bukan pengganti diagnosis maupun saran medis dari dokter. Jadi, tidak perlu merasa malu karena tidur ngiler adalah kondisi yang cukup sering di alami banyak orang dan umumnya dapat di atasi setelah penyebabnya di ketahui.

Spread the love

Tinggalkan Balasan