
Pernah nggak lagi asik makan es krim atau cokelat, eh tiba-tiba “ngilu” di salah satu gigi? Atau awalnya cuma ada titik hitam kecil, lama-lama makin sakit saat dipake ngunyah? Pasti ganggu banget ya. Nah, banyak yang mikir penyebab gigi berlubang itu gara-gara kebanyakan makan permen doang. Padahal, masalah ini bisa muncul dari hal-hal kecil yang sering kita sepelekan.
Makanya, penting tau pemicunya sebelum lubang di gigi makin parah.
Kenapa Gigi Bisa Berlubang?
Gigi berlubang itu kejadian pas bakteri di mulut bikin asam yang perlahan merusak permukaan gigi. Bakteri ini demen banget sama sisa makanan, terutama yang mengandung gula.
Awalnya kerusakannya nggak kerasa apa-apa. Tapi kalau dibiarkan, bagian gigi yang rusak bisa makin dalam dan akhirnya bikin ngilu atau sakit saat makan.
Lalu, kebiasaan apa aja sih yang sering jadi biangnya?
Penyebab Gigi Berlubang yang Sering Terjadi
1. Terlalu Sering Makan atau Minum Manis
Gula adalah salah satu makanan favorit bakteri di mulut. Setelah makan atau minum sesuatu yang manis, bakteri bisa menghasilkan asam yang menyerang permukaan gigi.
Jadi, bukan cuma jumlah gula yang penting. Seberapa sering kamu mengonsumsinya juga ikut berpengaruh. Kalau hampir sepanjang hari ngemil makanan manis, gigi jadi lebih sering kena paparan asam.
2. Jarang Menyikat Gigi
Coba jujur, pernah nggak skip sikat gigi karena udah capek banget? Nah, kalau sisa makanan numpuk, plak lama-lama bisa jadi tempat bakteri berkembang.
Sebaiknya sikat gigi 2 kali sehari, biar sisa makanan nggak kelamaan numpuk di mulut. Selain itu, bersihkan juga bagian belakang gigi yang sering kelewat.
3. Cara Menyikat Gigi Kurang Tepat
Rajin sikat gigi belum tentu cukup kalau caranya masih asal-asalan. Menyikat terlalu cepat atau melewatkan bagian tertentu bisa bikin plak masih nyangkut.
Karena itu, luangkan waktu buat membersihkan gigi secara menyeluruh dengan gerakan memutar pelan-pelan selama 2 menit. Tapi jangan menyikat terlalu keras ya karena bisa mengganggu gusi.
4. Sering Ngemil di Antara Waktu Makan
Ngemil sesekali sebenarnya nggak masalah. Tapi kalau hampir sepanjang hari ada makanan atau minuman yang masuk, gigi jadi lebih sering terkena sisa gula dan asam.
Kayak ngopi sambil nyemil biskuit dari jam 9 sampai jam 5. Gigi kamu tuh kerja lembur buat kena asam terus.
Kalau lapar, pilih camilan yang lebih ramah buat gigi. Setelah itu, jangan lupa minum air putih atau bersihkan mulut.
5. Jarang Periksa ke Dokter Gigi
Kadang lubang gigi nggak langsung terasa sakit. Jadi, kamu bisa aja nggak sadar kalau ada masalah yang mulai berkembang.
Kalau rutin periksa, masalahnya bisa ketahuan dari awal. Dengan begitu, penanganannya bisa dilakukan sebelum kondisi gigi makin parah.
Gimana Cara Mencegahnya?

Setelah tahu penyebabnya, pasti kepikiran kan, “terus gimana dong biar nggak bolong?” Tenang, caranya sebenernya gampang kok.
Sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi berfluoride, batasi makanan dan minuman manis, lalu bersihkan sela-sela gigi.
Selain itu, biasakan minum air putih setelah makan dan jangan terlalu sering makan atau minum manis sepanjang hari.
Baca Juga : Obat Sakit Gigi yang Ampuh untuk Meredakan Nyeri dengan Cepat
Jangan Tunggu Sampai Sakit Banget
Masalah gigi ini sering dimulai dari hal kecil yang nggak terasa. Tapi kalau dibiarkan, kerusakannya bisa makin dalam dan bikin aktivitas kamu terganggu.
Kalau gigi mulai sering ngilu, sakit saat mengunyah, atau terlihat ada lubang, langsung jadwalin periksa ke dokter gigi terdekat ya.
Jangan nunggu sakitnya kebangetan. Lebih cepat dicek, lebih tenang juga.
