
Pernah buka mulut lebar-lebar lalu terdengar suara “klik” dari rahang? Tapi tenang, kenapa rahang berbunyi nggak selalu berarti ada yang serius kok. Bunyi ini bisa muncul sesekali saat mengunyah, menguap, atau membuka mulut terlalu lebar.
Nah, kalau udah sering muncul dan di sertai nyeri, rahang terasa kaku, atau mulut susah di buka, tandanya perlu di cek. Jadi, kenapa rahang berbunyi terus? Bisa jadi ada kebiasaan yang bikin rahang bekerja lebih keras.
Penyebab Kenapa Rahang Berbunyi Bisa Dari Hal Sepele Ini

1. Sering Mengunyah di Satu Sisi
Coba deh perhatiin, kamu tim ngunyah kanan apa kiri? Kalau terus-terusan di satu sisi, lama-lama beban ke kanan-kiri rahang jadi nggak sama rata.
Sesekali mungkin nggak masalah. Tapi kalau jadi kebiasaan, otot rahang bisa cepet pegel dan bunyi “krek” lebih gampang muncul.
Coba biasakan mengunyah dengan kedua sisi secara bergantian, terutama saat makan makanan yang butuh banyak kunyahan.
2. Terlalu Sering Mengunyah Permen Karet
Permen karet memang kelihatannya sepele, tapi rahang tetap bekerja selama kamu mengunyahnya. Kalau ngunyahnya sampai sejam nonstop, otot rahang bisa terasa pegal.
Apalagi kalau sebelumnya kamu sudah sering mendengar bunyi “tek”. Kurangi ngunyah permen karet supaya rahang nggak terus bekerja.
3. Sering Mengatupkan atau Menggesekkan Gigi
Tanpa sadar, ada orang yang sering mengatupkan gigi saat fokus, stres, atau tidur. Ada juga yang menggesekkan gigi saat tidur. Kebiasaan ini di kenal sebagai bruxism.
Kebiasaan tersebut bikin otot rahang terus bekerja. Lama-lama, rahang bisa terasa pegal saat bangun tidur dan bunyi kretek saat membuka atau menutup mulut makin sering terdengar.
Kalau kamu sering bangun dengan rahang terasa capek atau gigi ngilu, coba perhatiin apakah kamu sering mengatupkan gigi tanpa sadar.
4. Sering Membuka Mulut Terlalu Lebar
Menguap, tertawa, atau menggigit makanan yang terlalu besar bisa membuat rahang bergerak lebih jauh dari biasanya.
Misalnya kamu langsung menggigit burger besar atau apel tanpa di potong. Gerakan seperti ini bisa membuat engsel rahang bekerja lebih keras.
Bunyi “tek” sesekali setelah membuka mulut lebar belum tentu berarti ada masalah. Tapi kalau rahang sering berbunyi, terasa nyeri, atau seperti bergeser, jangan di paksakan.
Kalau Nggak Sakit, Kenapa Rahang Berbunyi Harus Khawatir?
Terus kalau bunyinya nggak sakit gimana?
Kalau rahang berbunyi tetapi nggak sakit, nggak kaku, dan kamu masih bisa membuka serta menutup mulut seperti biasa, nggak perlu langsung panik.
Ada bagian kecil di dalam engsel rahang yang gerak-gerak saat kamu buka-tutup mulut. Nah, pergerakan inilah yang bikin muncul suara tertentu.
Yang penting, perhatiin aja ada tanda-tanda lain atau nggak.
Kapan Rahang Perlu Diperiksa?
Suara dari rahang harus hati-hati kalau mulai di sertai nyeri, rahang terasa ngunci, sulit membuka mulut, sakit saat mengunyah, atau ada pembengkakan di sekitar rahang.
Kalau rahang tiba-tiba ngunci, jangan di paksa ya. Diamkan dulu, lalu langsung periksa.
Perlu ke dokter juga kalau bunyinya udah ganggu aktivitas kamu, misalnya bikin sakit saat makan, sulit membuka mulut, atau terus muncul setiap kali mengunyah.
Dokter gigi bisa memeriksa rahang dan otot di sekitarnya untuk mencari tahu penyebabnya.
Terus solusinya gimana biar nggak bunyi terus?
Baca Juga : Rahang Tidak Simetris: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi
Jadi, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Kalau bunyinya cuma muncul sesekali dan nggak disertai rasa sakit, coba kurangi kebiasaan yang bikin rahang bekerja terlalu keras.
Kurangi ngunyah permen karet, jangan buka mulut kelebaran, dan perhatiin apakah kamu sering mengatupkan gigi tanpa sadar. Kalau rahang terasa pegal, pilih makanan yang lebih mudah dikunyah untuk sementara dan kurangi makanan yang terlalu keras atau alot.
Jadi, kenapa rahang berbunyi? Penyebabnya bisa berasal dari kebiasaan seperti mengunyah di satu sisi, mengatupkan gigi, atau membuka mulut terlalu lebar. Tapi kalau bunyi mulai disertai nyeri atau rahang susah digerakkan, jangan diabaikan.
Daripada nebak-nebak sendiri, mending langsung tanya dokter gigi biar jelas masalahnya di mana dan kamu bisa lebih tenang.
