
Lagi diet tapi baru beberapa jam setelah makan sudah mulai pengin ngemil? Tenang, kamu nggak harus menahan lapar terus-terusan. Pilih camilan rendah kalori yang tetap bikin kenyang bisa jadi cara simpel buat ngatasin hasrat ngemil tanpa bikin kalori harian jebol dan nyesel di timbangan.
Masalahnya, banyak camilan yang kelihatannya kecil ternyata punya kalori cukup tinggi. Keripik, biskuit, gorengan, sampai minuman manis bisa habis dalam beberapa menit, tapi rasa kenyangnya nggak bertahan lama. Jadi, camilan apa yang lebih bersahabat buat diet kamu?
Apa Itu Camilan Rendah Kalori?
Singkatnya gini, camilan rendah kalori itu intinya cemilan yang kalorinya nggak bikin nyesel. Tapi bukan berarti kamu harus nyari yang kalorinya 0 ya.
Yang penting itu porsinya, ada protein sama seratnya, dan bikin kenyang beneran. Soalnya kalau kekecilan, malah laper lagi terus kalap makannya.
Pilihan Camilan Rendah Kalori yang Bisa Dicoba

Nggak perlu makanan aneh-aneh. Banyak camilan sederhana yang gampang ditemukan dan tetap enak buat nemenin waktu santai.
1. Buah Segar
Apel, jeruk, stroberi, semangka, melon, atau pepaya bisa jadi pilihan saat kamu pengin ngemil sesuatu yang manis.
Buah punya air dan serat yang bikin perut terasa lebih penuh. Kalau bosan, campur beberapa buah, potong, terus taruh kulkas.
Cukup 1 apel sedang atau 1 mangkuk kecil buah potong. Simpel, apalagi kalau lagi pengin manis tapi nggak mau dessert.
2. Yogurt Rendah Gula
Lagi pengin sesuatu yang creamy? Yogurt rendah gula bisa jadi pilihan.
Tambahkan potongan buah atau sedikit chia seed. Tapi cek dulu labelnya ya. Soalnya banyak yogurt kemasan gulanya tinggi banget.
1 cup kecil yogurt sudah cukup buat teman ngemil.
3. Telur Rebus
Kalau kamu lebih suka gurih, telur rebus bisa jadi andalan kalau perut mulai keroncongan. Telur mengandung protein yang bikin kenyang lebih lama.
Satu butir telur rebus sudah cukup buat camilan. Ini penyelamat banget kalau jam 4 sore udah keroncongan, tapi masih harus nunggu makan malam.
Daripada ujung-ujungnya buka bungkus keripik dan nggak sadar habis setengah, telur rebus bisa jadi pilihan yang lebih mengenyangkan.
4. Popcorn Tanpa Banyak Tambahan
Popcorn bisa jadi camilan ringan kalau dibuat tanpa banyak mentega, gula, atau topping tinggi kalori.
Ambil sekitar 1 mangkuk kecil popcorn. Kalau bisa, bikin sendiri pakai air fryer supaya lebih gampang mengatur minyak dan topping.
5. Edamame
Edamame punya protein dan serat yang bikin perut nggak cepat kosong. Rasanya juga gurih, jadi pas buat kamu yang mulai bosan dengan buah atau yogurt.
Kamu bisa makan ½ sampai 1 mangkuk kecil edamame rebus. Tambahkan sedikit bumbu kalau suka.
Biar Camilan Nggak Kebablasan
Walaupun pilih camilan rendah kalori, bukan berarti bisa bebas sepuasnya. Porsi tetap penting.
Coba taruh camilan di mangkuk kecil daripada makan langsung dari kemasannya. Jadi, kamu lebih sadar berapa banyak yang sudah dimakan.
Kalau memang lapar, pilih camilan yang punya protein atau serat supaya nggak cepat laper lagi.
Kapan Waktu yang Pas untuk Ngemil?
Nggak ada jam khusus buat ngemil. Sesuaikan saja dengan jadwal makan dan kebutuhan tubuh.
Misalnya, jarak makan siang ke makan malam masih panjang dan perut mulai keroncongan. Daripada nanti makan malam langsung kalap, kamu bisa ambil camilan dalam porsi kecil. Aman kok.
Yang penting, pilih makanannya, perhatikan porsinya, dan sesuaikan dengan kebutuhan kalori harian.
Baca Juga : Minuman Rendah Kalori: Bantu Turunkan Berat Badan?
Jadi, Camilan Rendah Kalori Mana yang Mau Dicoba?
Camilan rendah kalori nggak harus hambar atau bikin kamu merasa sedang dihukum. Buah, yogurt rendah gula, telur rebus, popcorn, dan edamame bisa jadi pilihan yang tetap enak.
Yang penting, jangan cuma ngitungin angka kalori doang. Lihat juga protein, serat, porsi, dan apakah kamu merasa puas setelah makan.
Kalau sering lapar di sela-sela makan, camilannya nggak perlu dihilangkan. Atur jenis dan porsinya sesuai tujuan diet kamu. Diet itu soal strategi, bukan penyiksaan.
Kamu tim #TeamManis atau #TeamGurih? Coba komen di bawah!
