Site icon Dunia Cerdas

Cara Belajar Efektif: 3 Metode Berbasis Riset

Cara Belajar Efektif: 3 Metode Berbasis Riset

<p>Banyak orang belajar dengan cara yang terasa rajin&colon; menyorot kalimat&comma; membaca ulang catatan&comma; lalu begadang sehari sebelum ujian&period; Sayangnya&comma; riset menilai kebiasaan seperti ini kurang membantu&period; Penelitian psikologi kognitif justru menunjukkan bahwa cara belajar efektif sering terasa lebih berat di awal&period; Banyak panduan cara belajar efektif di internet berisi tips tanpa sumber&period; Di sini&comma; setiap klaim merujuk pada penelitian yang bisa kamu periksa sendiri&period; Artikel ini merangkum metode yang punya dukungan riset&comma; lengkap dengan contoh jadwal yang bisa kamu pakai minggu ini&period;<&sol;p>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad3" id&equals;"quads-ad3" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;<h2>Cara belajar efektif menurut riset&comma; bukan kebiasaan<&sol;h2>&NewLine;<p>Pada 2013&comma; Dunlosky dan rekan-rekannya menilai sepuluh teknik belajar populer&period; Mereka memuat hasilnya di jurnal <em>Psychological Science in the Public Interest<&sol;em>&period; Hasil ringkasnya bisa kamu baca di <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;psychologicalscience&period;org&sol;journals&sol;pspi&sol;1529100612453266&sol;">abstrak resmi ulasan tersebut<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berikut pembagian penilaiannya&colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Manfaat tinggi&colon;<&sol;strong> tes latihan &lpar;practice testing&rpar; dan latihan terdistribusi &lpar;distributed practice&rpar;&period; Menurut ulasan itu&comma; keduanya membantu pelajar dari berbagai usia dan kemampuan&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Manfaat sedang&colon;<&sol;strong> latihan bergantian &lpar;interleaved practice&rpar;&comma; elaborative interrogation&comma; dan self-explanation&period; Teknik ini menjanjikan&comma; tetapi buktinya masih terbatas&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Manfaat rendah&colon;<&sol;strong> merangkum&comma; menyorot&comma; keyword mnemonic&comma; membuat gambaran mental untuk teks&comma; dan membaca ulang&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Tiga teknik bermanfaat sedang juga layak dicoba&period; Elaborative interrogation berarti bertanya &quot&semi;mengapa ini benar&quest;&quot&semi; pada setiap fakta&period; Self-explanation berarti menjelaskan langkah penyelesaian dengan kata-katamu sendiri&period; Keduanya memaksa otak bekerja&comma; bukan sekadar menerima&period; Namun&comma; ulasan tadi menempatkannya di bawah dua teknik utama&comma; jadi jadikan keduanya pelengkap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Jadi&comma; dua teknik terbaik sebenarnya sederhana&period; Pertama&comma; uji dirimu sendiri&period; Kedua&comma; sebar waktu belajarmu&period; Bagian berikutnya membahas keduanya satu per satu&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Mengapa menyorot dan membaca ulang kurang membantu<&sol;h2>&NewLine;<p>Menyorot dan membaca ulang adalah kebiasaan paling umum&period; Menurut <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;psychologicalscience&period;org&sol;news&sol;releases&sol;which-study-strategies-make-the-grade&period;html">siaran pers Association for Psychological Science<&sol;a>&comma; kedua teknik itu termasuk yang berperingkat rendah&period; Satu dugaan yang sering diajukan&colon; teknik ini membuat materi terasa akrab&period; Padahal rasa akrab belum tentu berarti kamu bisa mengingatnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penelitian Roediger dan Karpicke &lpar;2006&rpar; memberi gambaran jelas&period; Mahasiswa membaca teks prosa&period; Sebagian dari mereka mengulang dengan membaca lagi&period; Sebagian lain mengerjakan tes mengingat bebas&period; Lima menit kemudian&comma; kelompok yang membaca ulang mengingat lebih banyak&period; Namun pada tes dua hari dan satu minggu kemudian&comma; kelompok yang pernah diuji justru unggul&period; Menariknya&comma; abstrak studi itu mencatat bahwa membaca ulang meningkatkan keyakinan mahasiswa akan ingatannya&period; Padahal pada tes yang tertunda&comma; hasilnya kalah&period; Detailnya ada di <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;pubmed&period;ncbi&period;nlm&period;nih&period;gov&sol;16507066&sol;">abstrak penelitian tersebut<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; jangan jadikan rasa yakin sebagai ukuran&period; Ukur dirimu dengan soal&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Active recall&colon; uji dirimu sebelum merasa siap<&sol;h2>&NewLine;<p>Active recall berarti mengambil informasi dari ingatan tanpa melihat catatan&period; Peneliti menyebutnya <em>practice testing<&sol;em> atau <em>retrieval practice<&sol;em>&period; Kamu bisa memakai kartu belajar&comma; soal latihan&comma; atau sekadar kertas kosong&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kalau kamu bingung mencari pertanyaan&comma; ada beberapa sumber yang bisa dipakai&period; Pertama&comma; soal di akhir bab buku&period; Kedua&comma; soal ujian tahun lalu dari guru atau dosen&period; Ketiga&comma; pertanyaan buatanmu sendiri dari judul dan subjudul bab&period; Mengubah setiap subjudul menjadi pertanyaan adalah cara cepat untuk mulai&period; Selain itu&comma; kamu bisa berlatih dengan teman&period; Satu orang bertanya&comma; satu orang menjawab&comma; lalu bertukar peran&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh memakai flashcard<&sol;h3>&NewLine;<p>Misalkan kamu belajar bab tentang sistem peredaran darah&period; Cobalah langkah berikut&colon;<&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li>Baca bab itu satu kali sampai selesai&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Tulis satu pertanyaan per kartu&period; Contohnya&colon; &quot&semi;Apa beda arteri dan vena&quest;&quot&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>Tulis jawaban singkat di sisi belakang kartu&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Tutup buku&period; Jawab setiap kartu dengan suara keras atau tulisan tangan&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Periksa jawabanmu&period; Pisahkan kartu yang salah ke tumpukan terpisah&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Ulangi hanya tumpukan yang salah&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>Selain kartu&comma; kamu bisa memakai metode kertas kosong&period; Setelah membaca satu subbab&comma; tutup bukumu&period; Lalu tulis semua yang kamu ingat&period; Setelah itu&comma; bandingkan dengan catatan dan tandai bagian yang terlewat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kebiasaan ini melelahkan&comma; dan itu wajar&period; Cara belajar efektif memang sering terasa lebih sulit daripada membaca ulang&period; Sebaliknya&comma; kalau semua kartu terasa gampang&comma; kemungkinan pertanyaanmu terlalu mudah&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Spaced repetition&colon; sebar belajar&comma; jangan menumpuk<&sol;h2>&NewLine;<p>Spaced repetition berarti mengulang materi dengan jeda waktu&period; Lawannya adalah belajar menumpuk dalam satu malam&period; Cepeda dan rekan-rekannya &lpar;2006&rpar; menganalisis 839 penilaian dari 317 eksperimen dalam 184 artikel&period; Temuan utamanya&colon; jeda antar-sesi belajar dan jarak menuju ujian saling berkaitan&period; Semakin jauh ujiannya&comma; semakin panjang jeda yang paling optimal&period; Kamu bisa membaca <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;pubmed&period;ncbi&period;nlm&period;nih&period;gov&sol;16719566&sol;">abstrak meta-analisisnya<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rohrer dan Taylor &lpar;2007&rpar; menemukan hal serupa pada mahasiswa yang berlatih soal matematika&period; Pada tes seminggu kemudian&comma; latihan yang disebar ke beberapa sesi menghasilkan skor jauh lebih baik daripada latihan satu sesi&period; Lihat <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;digitalcommons&period;usf&period;edu&sol;psy&lowbar;facpub&sol;1767&sol;">abstrak studinya<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh jadwal pengulangan<&sol;h3>&NewLine;<p>Anggap ujianmu tiga minggu lagi dan kamu belajar satu topik pada hari Senin&period; Berikut contoh jadwalnya&colon;<&sol;p>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Senin&colon;<&sol;strong> pelajari topik&comma; lalu buat kartu soal&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Selasa&colon;<&sol;strong> uji dirimu dengan kartu itu selama 10 menit&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Jumat&colon;<&sol;strong> ulangi kartu yang masih salah&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Jumat minggu depan&colon;<&sol;strong> uji ulang seluruh kartu topik tersebut&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Dua hari sebelum ujian&colon;<&sol;strong> uji ulang sekali lagi&comma; lalu fokus pada kartu yang sering salah&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Perlu diingat&comma; jadwal ini hanya contoh&period; Penelitian tidak memberi satu angka jeda yang cocok untuk semua orang&period; Sesuaikan dengan tanggal ujianmu dan seberapa cepat kamu lupa&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Interleaving&colon; campur jenis soal<&sol;h2>&NewLine;<p>Interleaving berarti mencampur beberapa jenis soal dalam satu sesi&period; Kebanyakan buku teks justru mengelompokkan soal per jenis&period; Pada eksperimen kedua Rohrer dan Taylor&comma; latihan campuran jauh mengungguli latihan yang dikelompokkan per jenis&period; Hasil itu terlihat pada tes satu minggu kemudian&period; Meski begitu&comma; Dunlosky dkk&period; baru menilai teknik ini bermanfaat sedang karena buktinya masih terbatas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Caranya mudah&period; Kalau kamu belajar tiga rumus fisika&comma; jangan kerjakan sepuluh soal rumus pertama dulu&period; Sebaliknya&comma; acak urutan soalnya&period; Dengan begitu&comma; kamu harus memutuskan rumus mana yang cocok untuk tiap soal&period; Keputusan itulah yang sering diuji di ujian sungguhan&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Cara belajar efektif untuk pelajar&comma; mahasiswa&comma; dan pekerja<&sol;h2>&NewLine;<p>Tiap orang punya waktu yang berbeda&period; Karena itu&comma; pilih cara belajar efektif yang sesuai dengan jadwalmu&period; Berikut contoh penerapannya&comma; bukan aturan baku&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Pelajar SMA&colon;<&sol;strong> sisihkan 15 menit setelah pulang sekolah untuk menguji diri atas materi hari itu&period; Akhir pekan&comma; campur soal dari beberapa mata pelajaran&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Mahasiswa&colon;<&sol;strong> buat kartu di akhir tiap pertemuan kuliah&period; Ulangi sesuai jadwal di atas&comma; jangan menunggu minggu ujian&period; Kalau kamu masih bingung memilih bidang&comma; baca juga <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;pendidikan&sol;tes-minat-bakat-jurusan-kuliah&sol;">panduan tes minat bakat jurusan kuliah<&sol;a>&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Pekerja yang belajar sertifikasi atau tes beasiswa&colon;<&sol;strong> pecah belajar menjadi sesi 20 menit di pagi atau malam hari&period; Bagi banyak orang&comma; sesi pendek yang rutin lebih mudah dijaga daripada satu sesi panjang yang sering batal&period; Pembaca yang menyiapkan seleksi bisa melihat <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;pendidikan&sol;beasiswa-lpdp-adalah&sol;">penjelasan beasiswa LPDP<&sol;a>&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Bagi yang membagi waktu antara kerja dan kuliah&comma; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;pendidikan&sol;kuliah-sambil-kerja&sol;">panduan kuliah sambil kerja<&sol;a> membahas pengaturan waktunya lebih rinci&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Calon mahasiswa jurusan sains juga bisa memakai metode ini&period; Peta program studinya ada di <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;pendidikan&sol;jurusan-kuliah-ipa&sol;">artikel jurusan kuliah IPA<&sol;a>&period; Sementara itu&comma; jika kamu ragu dengan pilihanmu&comma; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;tips&sol;bingung-ma-pilih-jurusan-kuliah-berikut-7-tips-memilih-jurusan-kuliah&sol;">tips memilih jurusan kuliah<&sol;a> bisa membantu&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Rencana cara belajar efektif selama seminggu<&sol;h2>&NewLine;<p>Berikut contoh penerapan ketiga metode untuk satu mata pelajaran&period; Anggap kamu punya 30 menit per hari&period; Ini hanya contoh susunan&comma; bukan jaminan hasil&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Senin&colon;<&sol;strong> baca bab baru&comma; lalu buat 10 kartu pertanyaan&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Selasa&colon;<&sol;strong> uji diri dengan kartu Senin&period; Setelah itu&comma; baca bab berikutnya dan buat kartu baru&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Rabu&colon;<&sol;strong> uji kartu Senin yang salah&comma; lalu kartu Selasa&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Kamis&colon;<&sol;strong> kerjakan soal campuran dari dua bab&period; Acak urutannya&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Jumat&colon;<&sol;strong> uji ulang kartu Senin tanpa melihat jawabannya terlebih dulu&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Sabtu&colon;<&sol;strong> tulis ringkasan dari ingatan di kertas kosong&comma; lalu cocokkan dengan buku&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Minggu&colon;<&sol;strong> istirahat&comma; atau uji kartu yang masih salah selama 10 menit&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Perhatikan polanya&period; Setiap topik muncul lagi beberapa hari kemudian&period; Selain itu&comma; tidak ada sesi yang hanya membaca ulang&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Kesalahan umum saat menerapkannya<&sol;h2>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Mengintip jawaban terlalu cepat&period;<&sol;strong> Berikan dirimu beberapa detik untuk mencoba mengingat dulu&period; Upaya itulah yang melatih ingatan&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Membuat kartu terlalu panjang&period;<&sol;strong> Satu kartu sebaiknya memuat satu pertanyaan saja&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Hanya menguji materi yang sudah dikuasai&period;<&sol;strong> Memang menyenangkan&comma; tetapi kartu yang salah lebih perlu diulang&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Mulai mengulang H-1 ujian&period;<&sol;strong> Karena itu&comma; jadwalkan ulangan pertama sehari setelah belajar&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Menganggap rasa sulit sebagai tanda gagal&period;<&sol;strong> Pada penelitian Roediger dan Karpicke&comma; membaca ulang membuat mahasiswa lebih yakin&period; Namun&comma; kelompok yang diuji mengingat lebih baik pada tes dua hari dan seminggu kemudian&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<h2>Batas penelitian yang perlu kamu tahu<&sol;h2>&NewLine;<p>Riset di atas kuat&comma; tetapi punya batas&period; Pertama&comma; banyak studi memakai mahasiswa di laboratorium&period; Contohnya&comma; penelitian Roediger dan Karpicke memakai teks prosa dan peserta mahasiswa&period; Hasilnya belum tentu sama untuk anak SD&comma; pekerja&comma; atau mata pelajaran yang sangat praktis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kedua&comma; sesuai judulnya&comma; tinjauan Cepeda membahas tugas mengingat verbal&period; Pada materi seperti menulis atau memecahkan masalah rumit&comma; bukti yang sama belum tentu berlaku&period; Ketiga&comma; Association for Psychological Science mencatat bahwa teknik-teknik ini bukan obat mujarab&period; Teknik itu kemungkinan hanya membantu pelajar yang termotivasi dan mampu memakainya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terakhir&comma; tidak semua teknik berperingkat rendah itu sia-sia&period; Menurut Dunlosky dkk&period;&comma; peringkat rendah berarti manfaatnya terbatas atau tidak konsisten&period; Artinya&comma; teknik itu tidak dilarang&period; Menyorot boleh saja&comma; asalkan kamu tidak berhenti di situ&period; Setelah menyorot&comma; tutup bukumu dan coba jelaskan ulang isinya&period; Selain itu&comma; anggap panduan cara belajar efektif ini sebagai hipotesis kerja&period; Catat nilaimu&comma; lalu bandingkan dari satu ujian ke ujian berikutnya&period;&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad2" id&equals;"quads-ad2" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;p>&NewLine;<h2>Mulai dari satu kebiasaan<&sol;h2>&NewLine;<p>Jangan mengubah semuanya sekaligus&period; Pilih satu mata pelajaran&period; Buat sepuluh kartu pertanyaan dari materi hari ini&period; Uji dirimu besok&comma; lalu lusa&period; Kalau cara ini terasa sulit&comma; itu pertanda kamu sedang berlatih mengingat&comma; bukan sekadar membaca&period; Dari sana&comma; tambahkan jeda dan soal campuran sedikit demi sedikit&period; Cara belajar efektif tidak selalu menuntut jam belajar lebih panjang&comma; tetapi metode yang lebih tepat&period;&NewLine;

Spread the love
Exit mobile version