Pernahkah Anda salah pijak saat turun tangga atau mendarat kurang sempurna setelah melompat, lalu tiba-tiba pergelangan kaki terasa nyeri dan sulit di gerakkan? Banyak orang menganggap kondisi ini hanya cedera ringan yang akan sembuh sendiri. Padahal, pergelangan kaki keseleo bisa menjadi masalah serius jika tidak di tangani dengan tepat.
Keseleo terjadi ketika ligamen—jaringan elastis yang menghubungkan tulang—meregang atau bahkan robek akibat gerakan yang berlebihan. Pada pergelangan kaki, kondisi ini sering terjadi saat kaki terpelintir ke arah dalam atau luar secara tiba-tiba. Meski umum di alami, terutama saat berolahraga, cedera ini tetap membutuhkan perhatian.
Penyebab Pergelangan Kaki Keseleo
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya keseleo pada pergelangan kaki. Aktivitas olahraga seperti futsal, basket, lari, atau hiking sering menjadi penyebab utama. Selain itu, penggunaan alas kaki yang tidak stabil atau berjalan di permukaan yang tidak rata juga dapat memicu cedera.
Kurangnya pemanasan sebelum berolahraga dan kondisi otot yang lemah turut berperan dalam meningkatkan risiko. Bahkan aktivitas sehari-hari seperti salah pijak saat berjalan santai pun bisa menyebabkan pergelangan kaki keseleo.
Gejala yang Perlu Di waspadai
Gejala keseleo dapat bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Pada kondisi ringan, biasanya hanya muncul rasa nyeri dan sedikit bengkak. Namun, pada kasus yang lebih berat, pergelangan kaki bisa mengalami pembengkakan signifikan, memar, hingga sulit menahan beban tubuh.
Beberapa orang juga merasakan sensasi seperti “robekan” saat cedera terjadi. Jika nyeri sangat hebat atau kaki tidak bisa di gerakkan sama sekali, sebaiknya segera periksakan diri ke tenaga medis untuk memastikan tidak ada patah tulang.
Pertolongan Pertama Saat Pergelangan Kaki Keseleo
Penanganan awal sangat penting untuk mencegah cedera bertambah parah. Metode yang umum digunakan adalah prinsip RICE:
- Rest (Istirahat): Hentikan aktivitas dan hindari menumpu beban pada kaki yang cedera.
- Ice (Kompres Es): Tempelkan kompres es selama 15–20 menit setiap beberapa jam untuk mengurangi bengkak.
- Compression (Tekanan): Gunakan perban elastis untuk membantu menekan area yang bengkak.
- Elevation (Posisi Lebih Tinggi): Posisikan kaki lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi pembengkakan.
Langkah-langkah ini sebaiknya dilakukan dalam 24–48 jam pertama setelah cedera.
Kapan Harus ke Dokter?
Tidak semua kasus pergelangan kaki keseleo membutuhkan perawatan intensif. Namun, jika nyeri tidak membaik dalam beberapa hari, bengkak semakin parah, atau muncul mati rasa, segera konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan lanjutan seperti rontgen mungkin di perlukan untuk memastikan tidak ada cedera tulang.
Penanganan yang tepat membantu mencegah komplikasi seperti ketidakstabilan sendi kronis yang dapat meningkatkan risiko cedera berulang.
Cara Mencegah Keseleo Berulang
Setelah sembuh, penting untuk melakukan latihan penguatan otot dan peregangan agar pergelangan kaki kembali stabil. Gunakan alas kaki yang sesuai dengan aktivitas dan pastikan melakukan pemanasan sebelum olahraga.
Selain itu, berhati-hatilah saat berjalan di permukaan licin atau tidak rata. Menjaga keseimbangan dan kekuatan otot akan membantu mengurangi risiko pergelangan kaki keseleo di kemudian hari.
Baca Juga : Dislokasi Pergelangan Tangan dan Cara Mengatasinya
Kesimpulan
Meskipun sering di anggap ringan, pergelangan kaki keseleo tidak boleh di sepelekan. Penangan yang cepat dan tepat dapat mempercepat pemulihan serta mencegah komplikasi. Jika gejala tidak membaik, jangan ragu untuk mencari bantuan medis agar cedera tidak berkembang menjadi masalah jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat, aktivitas sehari-hari dapat kembali dilakukan secara aman dan nyaman tanpa risiko cedera berulang.