<p>Pernahkah Anda terbangun di pagi hari dengan tenggorokan terasa perih, kering, atau nyeri saat menelan, padahal sebelumnya merasa sehat? Banyak orang langsung mengaitkan kondisi ini dengan cuaca, kurang tidur, atau berbicara terlalu lama. Namun, ada satu faktor penting yang sering luput dari perhatian, yaitu makanan yang di konsumsi sehari sebelumnya. Tanpa disadari, beberapa menu favorit justru termasuk <strong>makanan penyebab radang tenggorokan</strong> yang dapat memicu iritasi dan peradangan.</p>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.98 -->
<div class="quads-location quads-ad3" id="quads-ad3" style="float:none;margin:0px;">

</div>




<p>Radang tenggorokan terjadi ketika jaringan di area tenggorokan mengalami peradangan akibat iritasi, infeksi, atau reaksi tertentu. Selain virus dan bakteri, jenis makanan tertentu dapat memperburuk kondisi tenggorokan, terutama jika di konsumsi berlebihan atau saat daya tahan tubuh menurun. Oleh karena itu, memahami jenis makanan yang berpotensi memicu radang tenggorokan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Makanan Pedas dan Berbumbu Tajam</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://duniacerdas.com/wp-content/uploads/2025/12/Makanan-Pedas-dan-Berbumbu-Tajam.png"><img src="https://duniacerdas.com/wp-content/uploads/2025/12/Makanan-Pedas-dan-Berbumbu-Tajam-1024x576.png" alt="Makanan Penyebab Radang Tenggorokan" class="wp-image-8451"/></a></figure>



<p>Makanan pedas sering di anggap mampu meningkatkan selera makan. Namun, kandungan capsaicin pada cabai dapat menyebabkan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Iritasi">iritasi </a>pada lapisan tenggorokan. Sensasi panas yang di timbulkan dapat memperparah rasa perih, terutama jika tenggorokan sudah dalam kondisi sensitif. Selain cabai, penggunaan lada dan bumbu tajam berlebihan juga dapat memicu rasa tidak nyaman dan memperlambat pemulihan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gorengan dan Makanan Berminyak</h3>



<p>Gorengan merupakan salah satu jenis <strong>makanan penyebab radang tenggorokan</strong> yang paling umum. Kandungan minyak berlebih dapat meningkatkan produksi lendir, sehingga tenggorokan terasa lengket dan tidak lega. Selain itu, tekstur gorengan yang keras dan renyah berpotensi melukai jaringan tenggorokan, terutama jika di konsumsi dalam kondisi masih panas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Makanan dan Minuman Terlalu Manis</h3>



<p>Makanan manis memang menggoda, tetapi konsumsi gula berlebihan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri. Minuman kemasan, kue manis, dan permen dapat meninggalkan lapisan lengket di tenggorokan yang memperparah iritasi. Akibatnya, radang tenggorokan bisa berlangsung lebih lama dan terasa semakin mengganggu.</p>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.98 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>




<h3 class="wp-block-heading">Produk Susu yang Dikonsumsi Berlebihan</h3>



<p>Produk susu seperti susu cair, keju, dan es krim sebenarnya kaya nutrisi. Namun, pada sebagian orang, produk ini dapat meningkatkan produksi lendir. Lendir berlebih membuat tenggorokan terasa penuh, gatal, dan sering memicu batuk. Kondisi ini dapat memperparah radang tenggorokan, terutama jika di konsumsi saat tenggorokan sudah terasa nyeri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Makanan Asam</h3>



<p>Buah-buahan asam seperti jeruk, lemon, dan nanas di kenal kaya vitamin C. Sayangnya, tingkat keasaman yang tinggi dapat mengiritasi tenggorokan yang sedang meradang. Selain itu, makanan asam berpotensi memicu naiknya asam lambung, yang kemudian memperburuk iritasi pada tenggorokan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Makanan dan Minuman Bersuhu Ekstrem</h3>



<p>Makanan atau minuman yang terlalu panas maupun terlalu dingin juga patut di waspadai. Suhu panas dapat melukai jaringan tenggorokan, sedangkan suhu dingin dapat memicu iritasi dan rasa tidak nyaman. Perubahan suhu yang ekstrem membuat tenggorokan menjadi lebih rentan terhadap peradangan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Mengurangi Risiko Radang Tenggorokan</h3>



<p>Untuk menjaga kesehatan tenggorokan, Anda tidak harus sepenuhnya menghindari makanan favorit. Kuncinya adalah membatasi konsumsinya, terutama saat tenggorokan mulai terasa tidak nyaman. Perbanyak minum air putih atau air hangat, konsumsi makanan bertekstur lembut seperti sup dan bubur, serta pastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup agar proses pemulihan berjalan optimal.</p>



<p><strong>Baca Juga : <a href="https://duniacerdas.com/kesehatan/bangun-tidur-tenggorokan-sakit-penyebab-dan-cara-atasinya/?irclickid=Rhb1T7UtdxycT%3AFV3EUer16CUkpQDmxmf0Ox2Q0&;sharedid=&;irpid=5874877&;irgwc=1&;afsrc=1">Bangun Tidur Tenggorokan Sakit ? Penyebab dan Cara Atasinya</a></strong>
<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 2.0.98 -->
<div class="quads-location quads-ad2" id="quads-ad2" style="float:none;margin:0px;">

</div>
</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h3>



<p>Radang tenggorokan tidak selalu muncul tanpa sebab yang jelas. Pola makan yang kurang tepat sering menjadi faktor tersembunyi yang jarang di sadari. Beberapa jenis <strong>makanan penyebab radang tenggorokan</strong>, seperti makanan pedas, gorengan, makanan manis, produk susu berlebihan, dan makanan asam, dapat memperparah iritasi pada tenggorokan. Dengan mengenali dan membatasi makanan-makanan tersebut, Anda dapat membantu menjaga kesehatan tenggorokan, mencegah peradangan, dan tetap beraktivitas dengan nyaman setiap hari.

Makanan Penyebab Radang Tenggorokan yang Sering Dikonsumsi

