Kuku Hitam Akibat Benturan Parah Banget

Kuku hitam akibat benturan merupakan kondisi yang cukup umum terjadi, baik pada kuku tangan maupun kuku kaki. Cedera ini biasanya muncul setelah kuku terbentur benda keras, tertindih, atau terkena tekanan kuat, seperti saat menutup pintu secara tidak sengaja atau memakai sepatu yang terlalu sempit. Meskipun sering dianggap sepele, kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan benar.

Penyebab Kuku Hitam Akibat Benturan

Kuku hitam umumnya disebabkan oleh hematoma subungual, yaitu penumpukan darah di bawah lempeng kuku akibat pecahnya pembuluh darah kecil karena benturan. Darah yang terperangkap ini menyebabkan perubahan warna kuku menjadi merah tua, ungu, hingga hitam. Semakin kuat benturan yang terjadi, semakin besar kemungkinan darah yang terkumpul di bawah kuku.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kuku hitam antara lain:

  • Aktivitas fisik berat atau olahraga kontak
  • Penggunaan sepatu yang terlalu sempit
  • Cedera kerja
  • Kebiasaan berjalan tanpa alas kaki di area berisiko

Gejala yang Menyertai

Selain perubahan warna, kuku hitam akibat benturan sering disertai gejala berikut:

  • Nyeri berdenyut di area kuku
  • Tekanan atau rasa penuh di bawah kuku
  • Pembengkakan ringan pada jari
  • Kuku terasa sensitif saat disentuh
  • Dalam beberapa kasus, kuku dapat terlepas dengan sendirinya

Rasa nyeri biasanya paling intens dalam 24-48 jam pertama setelah cedera terjadi.

Penanganan Awal di Rumah

Untuk cedera ringan, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  1. Kompres dingin pada area cedera selama 10-15 menit untuk mengurangi pembengkakan.
  2. Posisikan jari lebih tinggi dari jantung guna mengurangi aliran darah ke area cedera.
  3. Hindari tekanan berlebih pada kuku yang cedera.
  4. Gunakan obat pereda nyeri jika diperlukan sesuai anjuran.

Namun, penting untuk tidak mencoba melubangi kuku sendiri karena berisiko menyebabkan infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar kasus dapat sembuh sendiri, ada beberapa kondisi yang mengharuskan pemeriksaan medis, antara lain:

  1. Nyeri hebat dan tidak tertahankan
    Jika rasa sakit terus meningkat dan tidak mereda setelah beberapa jam, hal ini dapat menandakan tekanan darah yang berlebihan di bawah kuku.
  2. Perubahan warna yang luas
    Jika lebih dari 50% permukaan kuku menghitam, sebaiknya segera periksakan ke dokter.
  3. Kuku terlepas atau hampir terlepas
    Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi dan membutuhkan perawatan khusus.
  4. Terdapat luka terbuka atau tanda infeksi
    Seperti nanah, kemerahan berlebihan, pembengkakan berat, atau demam.
  5. Riwayat penyakit tertentu
    Penderita diabetes atau gangguan pembekuan darah sebaiknya lebih waspada terhadap cedera kuku.
  6. Cedera berat
    Jika benturan sangat keras dan dicurigai terjadi patah tulang jari.

Dokter dapat melakukan tindakan medis seperti drainase darah untuk mengurangi tekanan, pemeriksaan rontgen, atau pemberian obat sesuai kebutuhan.

Proses Penyembuhan

Kuku hitam akan perlahan memudar seiring pertumbuhan kuku baru. Proses ini dapat memakan waktu:

  • Kuku tangan: sekitar 4-6 bulan
  • Kuku kaki: sekitar 9-12 bulan

Selama masa penyembuhan, jaga kebersihan kuku dan hindari trauma ulang pada area yang sama.

Pencegahan

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  • Gunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai
  • Gunakan pelindung saat berolahraga
  • Hati-hati saat bekerja dengan benda berat
  • Potong kuku secara teratur dan tidak terlalu pendek

Kesimpulan

Kuku hitam akibat benturan umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, kondisi ini tidak boleh diabaikan jika disertai nyeri berat, perubahan warna yang luas, tanda infeksi, atau cedera serius. Pemeriksaan medis sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi dan memastikan penanganan yang tepat.

BACA JUGA ARTIKEL: Cara Menghilangkan Kutek di Kuku dengan Mudah dan Aman

Spread the love

Tinggalkan Balasan