Site icon Dunia Cerdas

Contoh Copywriting: Rumus AIDA, PAS, FAB, dan BAB

Contoh Copywriting: Rumus AIDA, PAS, FAB, dan BAB

<p>Mencari contoh copywriting sering berakhir dengan tumpukan kalimat bagus yang sulit kamu tiru&period; Masalahnya&comma; contoh tanpa rumus hanya menjadi hafalan&period; Artikel ini membalik urutannya&period; Kamu kenali dulu rumusnya&comma; lalu lihat contoh yang memperlihatkan tiap langkahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad3" id&equals;"quads-ad3" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;<p>Semua contoh di bawah adalah contoh buatan dengan produk fiktif&period; Tidak ada testimoni dan tidak ada klaim hasil&period; Kalau kamu mencari contoh soft selling per format&comma; buka <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;digital-marketing&sol;contoh-copywriting-soft-selling&sol;">Contoh Copywriting Soft Selling&colon; Caption&comma; WA&comma; dan Email<&sol;a>&period; Artikel ini fokus pada rumusnya&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Apa itu rumus dalam contoh copywriting&quest;<&sol;h2>&NewLine;<p>Rumus copywriting adalah kerangka urutan pesan&period; Kerangka ini menjawab satu pertanyaan sederhana&colon; apa yang pembaca perlu tahu lebih dulu&comma; dan apa berikutnya&quest; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;mailchimp&period;com&sol;resources&sol;copwriting-formulas&sol;" target&equals;"&lowbar;blank" rel&equals;"noopener">Halaman rumus copywriting dari Mailchimp<&sol;a> membahas lima rumus populer&colon; AIDA&comma; PAS&comma; FAB&comma; BAB&comma; dan PPPP&period; Di sini kita bahas empat di antaranya secara mendalam&comma; lalu PPPP secara singkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Satu catatan penting&period; Halaman Mailchimp itu tidak menyebut siapa pembuat rumus-rumusnya dan tidak menampilkan data uji&period; Karena itu&comma; anggap rumus sebagai alat bantu berpikir&period; Rumus tidak menjamin penjualan&period; Kamu tetap perlu menguji teksmu sendiri&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Rumus AIDA&colon; dari perhatian sampai aksi<&sol;h2>&NewLine;<p>AIDA singkatan dari Attention&comma; Interest&comma; Desire&comma; dan Action&period; Menurut Mailchimp&comma; urutannya begini&period; Pertama&comma; tarik perhatian lewat headline atau gambar&period; Kedua&comma; pertahankan minat dengan fakta atau cerita yang menarik&period; Ketiga&comma; tunjukkan manfaat supaya muncul keinginan&period; Terakhir&comma; tutup dengan ajakan bertindak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Soal asal-usulnya&comma; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;en&period;wikipedia&period;org&sol;wiki&sol;AIDA&lowbar;&lpar;marketing&rpar;" target&equals;"&lowbar;blank" rel&equals;"noopener">entri Wikipedia tentang AIDA<&sol;a> menyebut gagasan ini biasa dikaitkan dengan E&period; St&period; Elmo Lewis&period; Akronim AIDA sendiri pertama kali muncul dalam artikel C&period; P&period; Russell di majalah Printers&&num;8217&semi; Ink pada 1921&period; Entri yang sama juga mengingatkan bahwa model ini linear dan dukungan risetnya lemah&period; Jadi&comma; pakai AIDA untuk menyusun teks&comma; bukan untuk meramal perilaku pembeli&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh AIDA untuk iklan singkat<&sol;h3>&NewLine;<p><strong>Contoh buatan<&sol;strong> untuk produk fiktif&comma; lampu meja belajar &ldquo&semi;Lampu Teduh&rdquo&semi;&colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote>&NewLine;<p><strong>Headline&colon;<&sol;strong> Lampu belajar yang tidak bikin silau&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Cahayanya lembut dan merata di seluruh meja&period; Kamu bisa mengatur terangnya sesuai kebutuhan&comma; dari membaca sampai menggambar&period; Kamu bisa menekuk lengannya&comma; jadi cahaya jatuh tepat di buku&period; Pesan Lampu Teduh lewat tombol di bawah&period;<&sol;p>&NewLine;<&sol;blockquote>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Attention&colon;<&sol;strong> headline menyebut satu keluhan umum&comma; yaitu silau&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Interest&colon;<&sol;strong> kalimat kedua menjelaskan cara kerja cahayanya&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Desire&colon;<&sol;strong> kemudahan mengatur terang dan sudut membuat pembaca membayangkan memakainya&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Action&colon;<&sol;strong> satu ajakan yang jelas di akhir&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Tahap Attention sangat bergantung pada headline&period; Supaya headline tidak terlalu umum&comma; coba beberapa sudut&period; Berikut tiga <strong>contoh buatan<&sol;strong> headline AIDA untuk lampu fiktif tadi&comma; dengan sudut berbeda&colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Sudut keluhan&colon; &ldquo&semi;Meja belajar terang&comma; mata tetap nyaman&period;&rdquo&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>Sudut pertanyaan&colon; &ldquo&semi;Sudah cek posisi lampu belajar anakmu&quest;&rdquo&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>Sudut fitur&colon; &ldquo&semi;Lampu yang bisa ditekuk ke arah buku&period;&rdquo&semi;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Pilih sudut yang paling dekat dengan keluhan pembelimu&period; Setelah itu&comma; tulis ulang bagian Interest supaya nyambung dengan sudut yang kamu pilih&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Rumus PAS&colon; mulai dari masalah pembaca<&sol;h2>&NewLine;<p>PAS berarti Problem&comma; Agitation&comma; Solution&period; Kamu sebut masalah pembaca&comma; kamu gali dampaknya&comma; lalu kamu tawarkan produk sebagai jalan keluar&period; Mailchimp menjelaskan bahwa tahap agitasi mengeksplorasi akibat dan beban emosional dari masalah itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun&comma; agitasi mudah kebablasan&period; Cukup gambarkan situasi yang memang dialami pembaca&period; Jangan menakut-nakuti dan jangan melebih-lebihkan&comma; karena itu bisa melanggar batasan iklan yang kami bahas di bagian bawah&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh PAS untuk headline dan iklan<&sol;h3>&NewLine;<p><strong>Contoh buatan<&sol;strong> untuk jasa fiktif&comma; &ldquo&semi;Laundry Tetangga&rdquo&semi;&colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote>&NewLine;<p><strong>Headline&colon;<&sol;strong> Akhir pekan habis untuk setrika&quest;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Problem&colon;<&sol;strong> Cucian menumpuk&comma; padahal kamu butuh waktu istirahat&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Agitation&colon;<&sol;strong> Minggu depan tumpukan itu muncul lagi&period; Waktu untuk keluarga dan diri sendiri pun terus berkurang&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Solution&colon;<&sol;strong> Laundry Tetangga menjemput cucianmu dan mengantarnya kembali dalam keadaan terlipat&period; Pilih paket kiloan lewat WhatsApp&period;<&sol;p>&NewLine;<&sol;blockquote>&NewLine;<p>Perhatikan bahwa teks ini tidak menjanjikan angka apa pun&period; Ia hanya menamai masalah dan menunjukkan jalan keluarnya&period; Untuk ajakan lewat chat&comma; lihat <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;jualan-di-whatsapp-laris-manis-pakai-strategi-ini&sol;">strategi jualan di WhatsApp<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rumus ini juga cocok untuk headline pendek&period; Misalnya&comma; <strong>contoh buatan<&sol;strong> berikut&colon; &ldquo&semi;Cucian numpuk lagi&quest; Serahkan ke Laundry Tetangga&period;&rdquo&semi; Satu kalimat sudah memuat problem dan solution&period; Agitasi bisa menyusul di kalimat berikutnya kalau ruangnya cukup&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Rumus FAB&colon; ubah fitur menjadi manfaat<&sol;h2>&NewLine;<p>FAB adalah Features&comma; Advantages&comma; Benefits&period; Fitur menjelaskan apa yang produk punya&period; Keunggulan menjelaskan apa yang fitur itu lakukan&period; Manfaat menunjukkan nilai akhirnya bagi hidup atau bisnis pembeli&period; Menurut kami&comma; rumus ini cocok untuk deskripsi produk&comma; karena deskripsi mudah berhenti di daftar fitur&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh FAB untuk deskripsi produk<&sol;h3>&NewLine;<p><strong>Contoh buatan<&sol;strong> untuk produk fiktif&comma; tas ransel laptop &ldquo&semi;Ransel Harian&rdquo&semi;&colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote>&NewLine;<p><strong>Feature&colon;<&sol;strong> Kain luar dengan lapisan tahan percikan air&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Advantage&colon;<&sol;strong> Percikan hujan ringan tidak langsung meresap ke dalam tas&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Benefit&colon;<&sol;strong> Kamu bisa berjalan ke halte tanpa terlalu cemas pada laptopmu&period;<&sol;p>&NewLine;<&sol;blockquote>&NewLine;<p>Berikut satu lagi <strong>contoh buatan<&sol;strong> untuk jasa fiktif&comma; servis AC panggilan&colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote>&NewLine;<p><strong>Feature&colon;<&sol;strong> Teknisi membawa daftar periksa tertulis untuk setiap kunjungan&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Advantage&colon;<&sol;strong> Kamu bisa melihat bagian mana saja yang sudah dicek&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Benefit&colon;<&sol;strong> Kamu tahu persis apa yang kamu bayar&comma; tanpa menebak-nebak&period;<&sol;p>&NewLine;<&sol;blockquote>&NewLine;<p>Lalu gabungkan ketiganya menjadi paragraf utuh di halaman produk&period; Ingat&comma; advantage harus sesuai spesifikasi asli&period; Tulis &ldquo&semi;tahan percikan&rdquo&semi; hanya kalau barangnya memang begitu&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Pengalaman tim&colon;<&sol;strong> tim kami memakai analogi sederhana saat menjelaskan produk teknis ke calon pembeli awam&comma; misalnya website itu seperti toko&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Rumus BAB untuk landing page<&sol;h2>&NewLine;<p>BAB berarti Before&comma; After&comma; Bridge&period; Kamu gambarkan kondisi pembaca sekarang&comma; kondisi yang mereka inginkan&comma; lalu produkmu sebagai jembatan di antaranya&period; Struktur ini enak untuk bagian paling atas landing page&comma; sebab pembaca langsung melihat dirinya di &ldquo&semi;Before&rdquo&semi;&period;<&sol;p>&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;<h3>Contoh BAB untuk bagian atas landing page<&sol;h3>&NewLine;<p><strong>Contoh buatan<&sol;strong> untuk jasa fiktif&comma; &ldquo&semi;Lemari Lega&rdquo&semi; &lpar;penataan lemari di rumah&rpar;&colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote>&NewLine;<p><strong>Judul&colon;<&sol;strong> Dari lemari berantakan ke lemari yang enak dibuka&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Before&colon;<&sol;strong> Tiap pagi kamu membongkar tumpukan baju hanya untuk satu kemeja&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>After&colon;<&sol;strong> Bayangkan pintu lemari terbuka dan semua pakaian terlihat jelas&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Bridge&colon;<&sol;strong> Penata Lemari Lega datang ke rumahmu&comma; memilah isi lemari&comma; lalu menatanya sesuai kebiasaanmu&period; Pilih jadwal kunjungan lewat tombol di bawah&period;<&sol;p>&NewLine;<&sol;blockquote>&NewLine;<p>Kunci BAB ada di bagian After&period; Gambarkan kondisi yang masuk akal dan bisa dicapai&comma; bukan hasil yang terlalu muluk&period; Menurut kami&comma; contoh copywriting yang meyakinkan terdengar seperti keadaan sehari-hari&comma; bukan janji besar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kamu tetap perlu menyusun bagian lain halaman&comma; seperti form dan bukti&comma; dengan baik&period; Untuk itu baca <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;cara-membuat-landing-page-yang-efektif-untuk-bisnis&sol;">cara membuat landing page yang efektif<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rumus kelima di Mailchimp&comma; PPPP &lpar;Promise&comma; Picture&comma; Proof&comma; Push&rpar;&comma; meminta bukti seperti testimoni&comma; studi kasus&comma; data statistik&comma; atau dukungan ahli&period; Pakai rumus itu hanya kalau kamu punya bukti asli&period; Jangan mengarangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Cara memilih rumus dari contoh copywriting di atas<&sol;h2>&NewLine;<p>Tidak ada rumus terbaik untuk semua situasi&period; Setiap contoh copywriting di atas cocok untuk tempat tertentu&period; Pilih berdasarkan tempat teksmu tampil dan seberapa kenal pembaca dengan produkmu&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><strong>Iklan singkat&colon;<&sol;strong> AIDA atau PAS&comma; karena ruangnya sempit dan kamu perlu satu sudut pandang&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Deskripsi produk&colon;<&sol;strong> FAB&comma; supaya fitur tidak berhenti sebagai daftar spesifikasi&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Landing page&colon;<&sol;strong> BAB di bagian atas&comma; lalu AIDA untuk alur halaman&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Konten yang tidak terasa jualan&colon;<&sol;strong> kombinasikan rumus dengan gaya yang ada di <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;engangement-pelanggan-meningkat-tanpa-hard-selling&sol;">engagement pelanggan tanpa hard selling<&sol;a>&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Selain itu&comma; sesuaikan rumus dengan tahap pembeli&period; Pembeli yang baru kenal butuh edukasi dulu&period; Pembeli yang sudah ragu di keranjang butuh jawaban atas keberatannya&period; Pembahasan lebih luas ada di <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;cara-promosi-produk&sol;">cara promosi produk untuk UKM<&sol;a> dan <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;cara-menawarkan-produk-ke-konsumen&sol;">cara menawarkan produk ke konsumen<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk menyesuaikan contoh dengan bisnismu&comma; ikuti tiga langkah singkat&period; Pertama&comma; tulis satu keluhan nyata pembelimu dengan kata-kata mereka sendiri&period; Kedua&comma; daftar tiga fitur produk yang benar-benar ada&period; Ketiga&comma; pilih rumus&comma; lalu isi tiap tahapnya satu kalimat&period; Setelah draf jadi&comma; baca keras-keras&period; Kalau terdengar seperti brosur&comma; ganti dengan bahasa yang biasa kamu pakai saat ngobrol dengan pelanggan&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Batasan klaim iklan menurut UU Perlindungan Konsumen<&sol;h2>&NewLine;<p>Jangan memakai rumus untuk menyesatkan pembeli&period; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;peraturan&period;go&period;id&sol;files&sol;uu8-1999&period;pdf" target&equals;"&lowbar;blank" rel&equals;"noopener">UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen<&sol;a> mengatur iklan di Pasal 17&period; Ayat &lpar;1&rpar; melarang pelaku usaha periklanan memproduksi iklan yang&colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>mengelabui konsumen soal kualitas&comma; kuantitas&comma; bahan&comma; kegunaan&comma; harga&comma; tarif&comma; atau ketepatan waktu penerimaan barang dan jasa&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>mengelabui jaminan&sol;garansi terhadap barang dan&sol;atau jasa&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>memuat informasi yang keliru&comma; salah&comma; atau tidak tepat mengenai barang dan&sol;atau jasa&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan&sol;atau jasa&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>mengeksploitasi kejadian dan&sol;atau seseorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan&semi;<&sol;li>&NewLine;<li>melanggar etika dan&sol;atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Ayat &lpar;2&rpar; melarang kelanjutan peredaran iklan yang sudah melanggar ayat &lpar;1&rpar;&period; Dalam praktik&comma; pastikan setiap benefit di FAB sesuai spesifikasi&comma; dan setiap agitasi di PAS sesuai kenyataan&period; Ini bukan nasihat hukum&period; Untuk kasus tertentu&comma; tanyakan ke ahli hukum&period; Kami juga membahas masalah di iklan berbayar dalam <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;digital-marketing&sol;kesalahan-iklan-meta-ukm&sol;">9 kesalahan iklan Meta untuk UKM<&sol;a>&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Kesalahan umum saat menulis contoh copywriting<&sol;h2>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><strong>Menyalin rumus terlalu kaku&period;<&sol;strong> Kalau label &ldquo&semi;Problem&rdquo&semi; atau &ldquo&semi;Bridge&rdquo&semi; terasa di teks&comma; pembaca ikut merasakannya&period; Kami memberi label pada contoh di atas hanya demi belajar&period; Susun urutannya&comma; tetapi tulis dengan bahasa percakapan&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Agitasi yang berlebihan&period;<&sol;strong> Menekan rasa takut pembaca membuat teks terasa memaksa dan berisiko menyesatkan&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Berhenti di fitur&period;<&sol;strong> Daftar spesifikasi belum menjawab &ldquo&semi;lalu apa untukku&quest;&rdquo&semi;&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Memasang banyak ajakan sekaligus&period;<&sol;strong> Pilih satu tindakan per teks&comma; misalnya klik atau chat&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Memakai contoh orang lain tanpa menyesuaikan&period;<&sol;strong> Ganti produk&comma; bahasa&comma; dan keluhan dengan milik pembelimu&period;<&sol;li>&NewLine;<li><strong>Tidak menguji&period;<&sol;strong> Bandingkan dua versi headline&comma; lalu simpan yang lebih sering diklik&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<h2>FAQ seputar contoh copywriting<&sol;h2>&NewLine;<h3>Rumus mana yang paling mudah untuk pemula&quest;<&sol;h3>&NewLine;<p>Menurut kami&comma; FAB paling mudah&comma; karena kamu hanya perlu mengubah satu fitur menjadi manfaat&period; AIDA juga mudah kamu ikuti sebagai alur umum&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Haruskah semua rumus dipakai dalam satu teks&quest;<&sol;h3>&NewLine;<p>Tidak&period; Pilih satu rumus per teks&comma; lalu sesuaikan dengan media dan pembacanya&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Apa itu rumus PPPP&quest;<&sol;h3>&NewLine;<p>PPPP adalah Promise&comma; Picture&comma; Proof&comma; Push&period; Menurut Mailchimp&comma; kamu mulai dengan janji tentang apa yang produk berikan&period; Lalu kamu lukiskan gambaran hasilnya&period; Setelah itu&comma; kamu tunjukkan bukti&comma; misalnya testimoni atau studi kasus&period; Terakhir&comma; kamu dorong pembaca bertindak&comma; misalnya lewat tombol &ldquo&semi;Beli Sekarang&rdquo&semi;&period; Menurut kami&comma; karena butuh bukti asli&comma; rumus ini kurang cocok untuk produk yang belum punya pembeli&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Apakah rumus AIDA sudah terbukti secara ilmiah&quest;<&sol;h3>&NewLine;<p>Belum kuat&period; Entri Wikipedia tentang AIDA mengutip tinjauan Vakratsas dan Ambler &lpar;1999&rpar; atas lebih dari 250 makalah&period; Tinjauan itu menemukan sedikit dukungan empiris untuk model ini&period; Jadi&comma; anggap AIDA sebagai kerangka menulis&comma; bukan peta pasti perilaku pembeli&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Apa beda artikel ini dengan contoh soft selling&quest;<&sol;h3>&NewLine;<p>Artikel ini membahas rumus dan strukturnya&period; Contoh soft selling per format&comma; seperti caption&comma; WhatsApp&comma; dan email&comma; ada di <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;duniacerdas&period;com&sol;bisnis&sol;marketing&sol;digital-marketing&sol;contoh-copywriting-soft-selling&sol;">Contoh Copywriting Soft Selling&colon; Caption&comma; WA&comma; dan Email<&sol;a>&period;&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad2" id&equals;"quads-ad2" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>Langkah berikutnya&colon; pilih satu produkmu&comma; tulis versi FAB dan PAS untuknya hari ini&comma; lalu uji mana yang lebih menarik klik&period;&NewLine;

Spread the love
Exit mobile version