Kalori Oatmeal: Rahasia Kenyang Lebih Lama untuk Diet

Pernahkah Anda merasa lapar kembali padahal baru saja sarapan? Atau mungkin Anda sedang mencari menu sehat tapi tetap mengenyangkan tanpa takut kalori berlebihan? Di tengah tren hidup sehat yang semakin populer, oatmeal sering di sebut sebagai pilihan sarapan terbaik. Namun, satu pertanyaan yang kerap muncul adalah: sebenarnya berapa kalori oatmeal dan apakah benar aman untuk diet?

Banyak orang mengonsumsi oatmeal tanpa benar-benar memahami kandungan gizinya. Padahal, mengetahui jumlah kalori ini sangat penting agar manfaatnya bisa di rasakan secara maksimal, baik untuk menurunkan berat badan maupun menjaga energi sepanjang hari.

Mengenal Oatmeal dan Kandungan Gizinya

Oatmeal berasal dari gandum utuh yang telah di proses menjadi bentuk serpihan atau tepung kasar. Makanan ini di kenal kaya serat, terutama beta-glukan, yang berperan besar dalam memberikan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, oatmeal juga mengandung karbohidrat kompleks, protein nabati, vitamin B, zat besi, magnesium, dan antioksidan.

Kombinasi nutrisi tersebut membuat oatmeal menjadi makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga baik untuk kesehatan jantung, pencernaan, dan pengendalian kadar gula darah.

Kalori Oatmeal dalam Satu Porsi

Dalam 1 porsi oatmeal kering sekitar 40 gram, terdapat kurang lebih 150–160 kalori. Jumlah ini tergolong rendah untuk ukuran makanan utama, apalagi jika di konsumsi saat sarapan. Kalori oatmeal sebagian besar berasal dari karbohidrat kompleks yang di lepaskan secara perlahan oleh tubuh.

Namun, perlu di perhatikan bahwa kalori oatmeal dapat meningkat tergantung cara penyajian. Jika di masak menggunakan susu full cream, di tambah gula, madu berlebihan, atau topping manis, maka total kalorinya bisa naik cukup signifikan.

Perbedaan Kalori Oatmeal Berdasarkan Jenisnya

Tidak semua oatmeal memiliki jumlah kalori yang sama. Beberapa jenis yang umum di konsumsi antara lain:

  • Instant oatmeal: sekitar 160–180 kalori per porsi, tergantung tambahan gula dan perisa.
  • Rolled oats: sekitar 150 kalori per 40 gram, lebih alami dan minim proses.
  • Steel cut oats: sekitar 170 kalori per porsi, teksturnya lebih kasar dan mengenyangkan lebih lama.

Dari ketiganya, rolled oats dan steel cut oats sering direkomendasikan bagi Anda yang ingin menjaga asupan kalori tetap stabil.

Apakah Kalori Oatmeal Cocok untuk Diet?

Kalori Oatmeal

Banyak program diet memasukkan oatmeal sebagai menu utama, dan hal ini bukan tanpa alasan. Kalori oatmeal yang relatif rendah di sertai serat tinggi membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Serat beta-glukan juga memperlambat proses pencernaan sehingga perut terasa kenyang lebih lama.

Selain itu, oatmeal mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang menurunkan berat badan maupun penderita diabetes ringan.

Tips Mengonsumsi Oatmeal Agar Kalorinya Tetap Terjaga

Agar manfaat kalori dari makanan ini tetap optimal, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan:

  • Gunakan air atau susu rendah lemak saat memasak.
  • Hindari penambahan gula pasir berlebihan.
  • Tambahkan topping sehat seperti buah segar, biji chia, atau kacang secukupnya.
  • Perhatikan porsi agar kalori tidak melebihi kebutuhan harian.

Dengan pengolahan yang tepat, oatmeal bisa menjadi menu sehat yang lezat sekaligus mendukung gaya hidup seimbang.

Baca Juga : Apakah Jalan Kaki Bisa Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya

Kesimpulan

Kalori makanan ini tergolong rendah namun sangat efektif dalam memberikan rasa kenyang dan energi tahan lama. Dalam satu porsi standar, oatmeal hanya mengandung sekitar 150–160 kalori, menjadikannya pilihan ideal untuk sarapan sehat maupun menu diet. Selama di konsumsi dengan bijak dan tanpa tambahan berlebihan, oatmeal dapat membantu menjaga berat badan, meningkatkan kesehatan pencernaan, serta mendukung pola hidup sehat secara menyeluruh.

Spread the love

Tinggalkan Balasan