Sisir nyangkut, pas di sentuh sakit. Ternyata ada benjolan di kulit kepala. Jerawat di kepala memang bisa muncul tanpa di sadari dan bikin nyisir atau keramas jadi nggak nyaman.
Bukan berarti kepalamu kotor lho. Minyak yang menumpuk, keringat, produk rambut yang nggak cocok, bahkan kebiasaan garuk-garuk juga bisa bikin muncul bintik merah atau benjolan nyeri di area folikel rambut. Lalu, gimana cara mengatasinya tanpa bikin kulit kepala makin iritasi?
Apa Itu Jerawat di Kepala?
Jerawat di kepala muncul saat pori-pori atau folikel rambut tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, kotoran, atau sisa produk rambut. Bentuknya bisa bintik merah, bisul kecil, atau benjolan yang sakit kalau di sentuh.
Nggak semua bintik di kulit kepala adalah jerawat. Folikulitis atau iritasi akibat produk rambut juga bisa punya tampilan yang mirip. Jadi lihat dulu bentuknya sebelum vonis sendiri.
Kenapa Jerawat Bisa Muncul di Kulit Kepala?
Ada beberapa kebiasaan yang bisa bikin folikel rambut gampang ketutup atau kulit kepala jadi iritasi.
1. Minyak di Kulit Kepala Menumpuk
Kulit kepala yang menghasilkan banyak minyak bisa bikin folikel rambut gampang tersumbat. Minyak bercampur dengan sel kulit mati dan kotoran, lalu menutup folikel rambut.
Nah, dari situlah muncul bintik merah yang sakit itu.
Kalau rambut cepat lepek, terasa berminyak, atau kamu sering berkeringat, berarti waktunya lebih rajin bersihin kulit kepala.
2. Produk Rambut Nggak Cocok
Produk rambut seperti pomade, hair oil, dry shampoo, conditioner, atau produk styling tertentu bisa meninggalkan sisa di kulit kepala. Kalau numpuk, sisa produknya bisa nyumbat folikel dan bikin kulit iritasi.
Kalau jerawat kecil mulai muncul setelah kamu ganti produk rambut, coba stop dulu pemakaiannya. Lihat ada perubahan nggak.
3. Keringat Terlalu Lama Menempel
Habis olahraga atau beraktivitas seharian, kulit kepala bisa penuh keringat dan minyak. Kalau didiamkan terlalu lama, folikel gampang tersumbat dan kulit jadi gampang iritasi.
Makanya, abis keringetan, jangan didiemin kelamaan. Keramas biar bersih dan nyaman lagi.
4. Sering Menggaruk Kepala
Kulit kepala gatal memang bikin tangan pengin terus menggaruk. Tapi kuku bisa melukai permukaan kulit tanpa kamu sadari.
Luka kecil karena garukan bisa bikin area itu makin sakit. Kalau kulit kepala sering gatal, cari tahu dulu penyebabnya daripada terus di garuk.
Gimana Cara Mengatasi Jerawat di Kepala?
Biar nggak bingung harus mulai dari mana, coba ikuti langkah berikut:
1. Bersihkan kulit kepala
Pertama, beresin dulu kebersihan kulit kepalanya. Keramas secara rutin dengan sampo yang sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepala. Pastiin bilasnya bersih, jangan ada sisa sampo. Soalnya, sisa sampo yang tertinggal bisa bikin kulit kepala makin gampang iritasi.
2. Jangan dipencet
Kalau ada bagian yang sakit, tahan godaan buat mecetin. Malah bisa bikin lukanya makin parah dan kulit semakin iritasi.
3. Kurangi produk rambut yang berat
Kalau kamu sering pakai pomade, hair oil, dry shampoo, atau produk styling lainnya, coba kurangi dulu pemakaiannya. Terutama kalau kamu curiga produk tersebut bikin jerawat kecil baru muncul.
Jangan lupa bersihin sisir, sarung bantal, topi juga ya. Soalnya itu sering nempel di rambut.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Kalau jerawat di kepala terus muncul, makin banyak, terasa sangat sakit, keluar nanah, atau meninggalkan luka, lebih baik konsul ke dokter kulit aja.
Perhatikan juga kalau muncul kerontokan rambut di sekitar area tersebut. Bisa jadi itu bukan jerawat, tapi masalah kulit lain.
Dokter bisa cek langsung dan kasih obat yang sesuai dengan penyebabnya.
Baca Juga : Obat Jerawat Punggung: Cara Mengatasinya Biar Cepat Hilang
Jangan Asal Pencet Saat Ada Jerawat
Kalau ada bintik atau benjolan yang terasa sakit, tahan dulu godaan buat mecetin. Mulai dari yang paling sederhana: bersihkan kulit kepala, kurangi produk yang bikin iritasi, dan jangan digaruk.
Kalau udah seminggu nggak sembuh atau malah makin parah, stop obatin sendiri dan langsung konsul ke dokter kulit.
Artikel ini cuma buat kasih gambaran ya. Kalau keluhannya menetap, makin sakit, atau disertai nanah dan kerontokan rambut, jangan tunda buat konsul ke dokter kulit terdekat ya.