Pernah cek suhu tubuh lalu angkanya kok beda dari biasanya? Suhu tubuh normal manusia nggak selalu sama persis angkanya. Suhu bisa naik turun karena aktivitas, waktu, atau bagian tubuh tempat kamu mengukurnya.
Jadi jangan buru-buru panik ya. Di sini kita bahas kisaran suhu normal, penyebabnya bisa naik turun, cara mengukurnya, dan kapan kamu perlu periksa ke dokter.
Berapa Suhu Tubuh Normal Manusia? Rentangnya 36,1°C – 37,2°C 🌡️
Kalau ngomongin rata-rata, suhu tubuh kita biasanya ada di kisaran 36,1°C sampai 37,2°C. Tapi setiap orang bisa punya angka normal yang sedikit berbeda.
Waktu pengukuran juga ngaruh. Suhu biasanya lebih rendah di pagi hari, lalu sedikit naik menjelang sore atau malam. Setelah olahraga, tubuh juga bisa terasa lebih hangat.
Tempat mengukurnya juga bikin hasilnya beda tipis. Ukur di mulut, ketiak, telinga, atau dahi nggak akan selalu menghasilkan angka yang sama.
Faktor yang Bikin Suhu Tubuh Normal Manusia Naik Turun
Penyebab Suhu Naik
Baru selesai olahraga atau aktivitas fisik? Suhu tubuh bisa naik sementara. Cuaca panas, pakaian terlalu tebal, mandi air panas, atau ruangan yang pengap juga bisa bikin tubuh lebih hangat.
Infeksi juga bisa bikin suhu naik. Saat tubuh melawan infeksi, demam bisa muncul bersama menggigil, sakit kepala, batuk, atau badan pegal.
Kalau suhu naik karena aktivitas atau kepanasan, istirahat dulu di tempat yang lebih sejuk. Setelah tubuh kembali tenang, ukur lagi suhunya.
Penyebab Suhu Turun
Suhu tubuh juga bisa turun kalau kamu terlalu lama berada di tempat dingin atau memakai pakaian yang kurang hangat.
Kalau cuma turun sedikit setelah berada di ruangan dingin, biasanya kamu bisa menghangatkan tubuh dan mengukur ulang beberapa saat kemudian.
Kapan Suhu Disebut Demam?
Pada orang dewasa, suhu 38°C atau lebih umumnya dianggap demam. Tapi jangan cuma lihat angkanya.
Perhatikan juga kondisi badan. Batuk, sakit tenggorokan, menggigil, sakit kepala, dan lemas bisa ikut muncul saat kamu sedang sakit.
Cara Mengukur Suhu Tubuh Normal Manusia dengan Tepat
Biar hasilnya lebih mudah dibandingkan, coba lakukan pengukuran dengan cara yang sama setiap kali.
- Tunggu tubuh lebih tenang. Jangan langsung mengukur setelah olahraga, mandi air panas, atau minum minuman panas maupun dingin.
- Gunakan bagian tubuh yang sama. Kalau biasanya mengukur lewat ketiak, gunakan cara itu lagi saat mengecek ulang.
- Ikuti petunjuk termometer. Termometer digital punya cara penggunaan masing-masing, jadi ikuti petunjuk yang tersedia.
- Bersihkan setelah dipakai. Lap termometer sesuai petunjuk sebelum menyimpannya kembali.
Kapan Harus Mulai Waspada dan Periksa ke Dokter?
Nggak perlu langsung panik kalau suhu naik turun sedikit. Tapi ada beberapa kondisi yang nggak boleh diabaikan:
- Suhu lebih dari 38°C dan nggak kunjung turun.
- Suhu tubuh di bawah 35°C.
- Mengalami menggigil hebat.
- Merasa bingung atau bicara pelo.
- Badan terasa sangat lemas.
- Demam tinggi dan kondisi tubuh justru makin buruk.
Kalau mengalami kondisi seperti di atas, segera periksa ke dokter ya. Jangan cuma menunggu suhu turun sendiri kalau kondisi badan juga makin nggak enak.
Baca Juga : Cara Menurunkan Demam Tinggi dengan Aman dan Tepat
Jadi, Jangan Terpaku pada Satu Angka
Mengetahui suhu tubuh normal manusia memang penting, tapi satu angka dari termometer nggak selalu menceritakan semuanya. Cara mengukur, waktu pengukuran, aktivitas, dan kondisi badan juga perlu diperhatikan.
Jadi nggak usah panik kalau angkanya naik turun dikit. Kenali pola suhu tubuh kamu sendiri dan catat kalau ada perubahan yang terasa aneh.
Kalau belum punya, punya termometer di rumah juga wajib banget supaya kamu bisa cek suhu kapan aja saat badan terasa nggak enak.