Keluarga

Bukan rahasia lagi jika generasi muda di masa sekarang tengah mengalami ‘krisis mental’. Pemerkosaan dan penjarahan yang dilakukan anak di bawah umur, terlibatnya anak-anak dalam seks bebas, hingga kasus pembunuhan yang dilakukan remaja sudah benar-benar merusak moral bangsa.

Jika ditelaah lebih lanjut, mengapa anak-anak atau remaja bisa melakukan hal-hal menyimpang tersebut? Padahal mereka hidup di tengah keluarga dengan didikan yang tentu saja mengarahkan mereka menjadi lebih baik.

Salah satu penyebabnya adalah pola pikir. Hal-hal buruk akan lebih cepat masuk ke pola pikir otak anak dibandingkan dengan hal baik. Klasiknya, lingkunganlah yang membentuk pola pikir. Lingkungan buruk akan membentuk pola pikir buruk, pola pikir buruk akan membentuk kebiasaan buruk dan kebiasaan buruk menjadikan kita pribadi yang buruk dimana pribadi inilah yang akan menuntun kita pada masa depan.

Lalu bagaimana cara untuk memulai pola pikir postif?

1. Mulailah hari dengan doa

Saat membuka mata atau akan memulai pekerjaan, biasakanlah untuk berdoa. Tuhan punya rencana apa yang akan terjadi pada Anda hari ini. Mintalah rahmat dan restu-Nya agar apa yang akan Anda kerjakan sejalan dengan-Nya.

2. Berpikirlah untuk membantu orang lain

Cobalah untuk berpikir melakukan pekerjaan yang bermanfaat atau dapat membantu orang lain setiap harinya. Jika dalam satu hari kita dapat menemukan solusi untuk membantu orang lain, bagaimana dengan setahun?

3. Hidup jujur

Menjadi seorang yang jujur sangatlah mudah, cukup katakan apa yang sesuai dengan realita. Memang, sudah sangat sulit menemukan orang-orang jujur. Jika di lingkungan Anda sulit ditemukan orang jujur, maka jadilah yang pertama.

4. Berolahraga

Terlalu penat dengan pekerjaan bisa membuat pola pikir menjadi negatif. Biasakanlah untuk berolahraga karena dengan berolahraga, tubuh menjadi sehat dimana tubuh yang sehat akan membuat organ menjadi sehat pula. Saat itulah pola pikir positif akan datang.

5. Fokus mengembangkan diri agar bermanfaat bagi orang lain

Jangan iri dengan kehidupan orang lain yang lebih baik dari Anda. Coba carilah fokus untuk mengembangkan diri dan lakukan pekerjaan luar biasa untuk membantu orang lain.

6. Percaya bahwa saat melakukan kebaikan, kita akan mendapat kebaikan pula

Pernah mendengar hukum tabur tuai? Maksudnya adalah, apa yang kita tabur atau tanam maka itulah yang akan kita tuai nantinya. Jelasnya, jika kita melakukan hal-hal baik maka hal-hal baik lainnya akan datang pada kita dengan sendirinya. Mungkin seketika itu juga, namun yang pasti kita akan mendapatkan balasannya suatu hari.

7. Akhiri hari dengan doa

Setelah seharian beraktifitas, jangan lupa untuk mengucap syukur pada Tuhan. Katakanlah bahwa Anda telah melakukan pekerjaan Anda dengan baik hari ini dan biarlah Tuhan yang mengambil alih mulai sekarang.

Jangan dulu muluk-muluk mengubah moral bangsa menjadi lebih baik, perbaiki saja terlebih dahulu pola pikir Anda. Kerjakan apa yang harus Anda kerjakan untuk orang-orang yang Anda cintai. Cepat atau lambat apa yang Anda kerjakan bukan hanya bermanfaat bagi orang-orang yang Anda cintai namun juga bermanfaat bagi lingkungan dan jutaan orang lainnya.

Spread the love

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *